4,486 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU TENTANG MP-ASI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI BPS FARIDA HAJRI SURABAYA

    Get PDF
    Memburuknya gizi bayi dapat terjadi akibat kurangnya pengetahuan ibu mengenai tata cara pemberian MP-ASI pada bayinya. Penghentian pemberian ASI dengan alasan ASI tidak keluar mengakibatkan bayi belum siap menerima MP- ASI. Gizi bayi yang memburuk dapat mudah terserang berbagai penyakit, salah satunya adalah diare. Pada Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di BPS Farida Hajri Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan dan pernah mengalami diare dalam 1 bulan terakhir sejumlah 26 orang. Sampel sebesar 24 responden diambil secara simpel random sampling. Variabel independen adalah pengetahuan ibu tentang MP-ASI dan variabel dependen adalah kejadian diare. Cara pengumpulan data dengan pengisian kuesioner oleh responden. Pengolahan data dengan cara editing, coding, scoring dan tabulasi. Data dianalisis mengunakan uji statistik rank spearman dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (66,7%) responden memiliki pengetahuan kurang dan sebagian besar (62,5%) bayinya yang berusia 0-6 bulan pernah mengalami diare dalam kategori sering pada 1 bulan terakhir. Hasil uji rank spearman diperoleh = 0,000 < α = 0,05, maka H0 ditolak yang berarti ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di BPS Farida hajri Surabaya. Simpulan dari penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang MP-ASI berhubungan dengan seringnya kejadian diare pada bayi. Disarankan bagi ibu yang memiliki bayi untuk meningkatkan pengetahuan tentang MP-ASI dan terus memberikan ASI Eksklusif. Bagi bidan perlu terus meningkatkan pelaksanaan penyuluhan pada ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan agar tahu tentang manfaat ASI Eksklusif dan dampak pemberian MP-ASI pada bayi usia < 6 bulan

    Simple free-surface detection in two and three-dimensional SPH solver

    Get PDF
    A simple free-surface particle detection method for two and three-dimensional SPH simulation has been implemented. The method uses sphere representation for the SPH particle. The fluid domain is covered by overlapping spheres. A sphere whose surface is not fully covered considered as boundary. To test particle boundary status, we used a sum of normalized relative position vectors from neighbouring particles to the test particle. By checking the existence of un- covered sphere surface by this vector sum, boundary status of the test particle can be determined. This boundary detection method can be easily embedded in the SPH solver algorithm.Comment: 10 pages, 11 figures, Selected Paper from the International Symposium on Computational Science 201

    On Consistency of Operational Transformation Approach

    Full text link
    The Operational Transformation (OT) approach, used in many collaborative editors, allows a group of users to concurrently update replicas of a shared object and exchange their updates in any order. The basic idea of this approach is to transform any received update operation before its execution on a replica of the object. This transformation aims to ensure the convergence of the different replicas of the object, even though the operations are executed in different orders. However, designing transformation functions for achieving convergence is a critical and challenging issue. Indeed, the transformation functions proposed in the literature are all revealed incorrect. In this paper, we investigate the existence of transformation functions for a shared string altered by insert and delete operations. From the theoretical point of view, two properties - named TP1 and TP2 - are necessary and sufficient to ensure convergence. Using controller synthesis technique, we show that there are some transformation functions which satisfy only TP1 for the basic signatures of insert and delete operations. As a matter of fact, it is impossible to meet both properties TP1 and TP2 with these simple signatures.Comment: In Proceedings Infinity 2012, arXiv:1302.310

    PEMETAAN SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA (STUDI KASUS TAHUN 2011 SAMPAI DENGAN 2013)

    Get PDF
    Kata kunci : Pemetaan, Skripsi, Pendidikan FisikaPemetaaan skripsi mahasiswa prodi pendidikan fisika merupakan sebuah langkah yang dilakukan untuk mengetahui hasil penelitian yang telah dilakukan oleh mahasiswa dengan melihat beberapa aspek yang terdapat dari hasil penelitian (skripsi) mahasiswa terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan perkembangan skripsi mahasiswa prodi pendidikan fisika sejak tahun 2011 sampai 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan studi pustaka, yang menghasilkan data deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah hasil penelitian mahasiswa (skripsi) dari tahun 2011 s.d. 2013, sampel yang diambil adalah semua hasil penelitian (skripsi) tahun 2011 s.d 2013 yang masih ada di pustaka prodi pendidikan fisika. Lima aspek yang diteliti pada penelitian ini, yaitu aspek penggunaan literatur, aspek penggunaan materi pelajaran, aspek penggunaan lokasi/tempat, aspek penggunaan strategi pembelajaran, dan aspek jenis penelitian. Kemudian teknik pengolahan data menggunakan rumus persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari aspek penggunaan literatur terdapat buku sebanyak 90,20%, jurnal sebanyak 1,40%, skripsi sebanyak 1,66%, tesis sebanyak 0,74%, artikel sebanyak 5,16% dan dokumen sebanyak 0,83%. Aspek penggunaan materi pelajaran terdapat yang menggunakan materi mekanika dalam penelitiannya itu ada sebanyak 44%, yang menggunakan zat dan kalor 21%, yang menggunakan getaran gelombang bunyi 14%, yang menggunakan optika 11%, yang menggunakan listrik magnet 8%, yang menggunakan fisika modern 1%, yang menggunakan fisika inti 1% sedangkan untuk geofisika astronomi tidak ada peneliti yang memilih materi itu untuk di jadikan bahan penelitiannya. Aspek penggunaan lokasi/tempat terdapat banyak mahasiswa lebih memilih mengadakan penelitian lapangan di SMP yaitu sebanyak 62%, SMA sebanyak 31% dan FKIP ada 7%. Aspek penggunaan strategi pembelajaran diketahui metode pembelajaran digunakan sebanyak 44%, model pembelajaran digunakan sebanyak 41%, pendekatan pembelajaran digunakan sebanyak 15%, sedangkan teknik pembelajaran yang digunakan 0%. Aspek penggunaan jenis penelitian terdapat yang menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu sebanyak 59% dan yang menggunakan jenis penelitian kuantitatif ada 41%

    PENERAPAN MODEL INDEKS TUNGGAL UNTUK OPTIMALISASI PORTOFOLIO DAN PENGUKURAN VALUE AT RISK DENGAN VARIANCE COVARIANCE (Studi Kasus: Saham yang Stabil dalam LQ 45 Selama Periode Februari 2011 – Juli 2016)

    Get PDF
    One of popular investments among investors is investing in a form of stock in go public companies. Investing stocks must not be separated from a wide variety of risks. One way to minimize risk is by taking a portfolio of several stocks. This research uses single index model to form portfolio of several stocks because it has simple computation than other method. This model based on the observation that price of securities have linier fluctuation with market indeks. Estimate of Value at Risk (VaR) can be calculated using variance covariance method which requires that return of a stock and return portfolio of several stocks have a normal distribution. This research aplicated to stable several stocks, in the meaning that always recorded in LQ 45 during February 2011 until July 2016. Based on 21 stable stocks in LQ 45, there are six stocks included in the optimal portfolio. That is stock of GGRM (Gudang Garam Ltd.), BBCA (Bank Central Asia Ltd.), JSMR (Jasa Marga Persero Ltd.), LPKR (Lippo Karawaci Ltd.), BBRI (Bank Rakyat Indonesia Persero Ltd.), and INDF (Indofood Sukses Makmur Ltd.), which estimated of VaR in a month after investing on optimal portfolio at 95% confidence level is Rp 7.846.572,00 from initial capital of Rp 100.000.000,00. Keywords: Portfolio, Stock, Single Index Model, Variance Covariance, LQ 4

    PENGARUH CORPORATE ETHICAL VALUES PADA KOMITMEN ORGANISASIONAL DAN KINERJA DENGAN FAIRNESS SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI

    Get PDF
    Corporate ethical values merupakan subset budaya organisasional, mewakili pengaruh multidimensional antara sistem formal dan informal dari kontrol keperilakuan. Sistem informal terdiri dari kepercayaan, norma, dan kebiasaan di dalam organisasi, sedangkan sistem formal dapat ditunjukkan melalui sistem reward, kebijakan di tempat kerja, dan undang-undang kerja. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa corporate ethical values berpengaruh langsung pada komitmen organisasional dan kinerja serta persepsi karyawan terhadap keadilan (fairness) organisasional akan menciptakan distorsi persepsi pada corporate ethical values. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah corporate ethical values berpengaruh positif pada komitmen organisasional dan kinerja dan apakah fairness memoderasi hubungan tersebut. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kependidikan yang berstatus sebagai pegawai tetap dan telah bekerja minimal satu tahun yang bekerja di UNS dan UNSA sebanyak 83 responden. Cara pengambilan sampel melalui simple random sampling, cluster sampling dan proportional random sampling. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji interaksi/Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS for Windows versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) corporate ethical values berpengaruh positif pada komitmen organisasional, (2) corporate ethical values berpengaruh positif pada kinerja, (3) fairness memoderasi pengaruh corporate ethical values pada komitmen organisasional, dan (4) fairness memoderasi pengaruh corporate ethical values pada kinerja. Kata kunci: Corporate Ethical Values, Komitmen Organisasional, Kinerja, Fairness

    Development of industrial training assessment system (iTAS) 2.0: a step forward to educator 4.0

    Get PDF
    For many years, industrial training assessment at Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) is done using a paper-based system, which causes delay in entering marks, and significant cost incurred for printing, by the faculties and postage by the industries. To increase efficiency of the evaluation process, along with promoting green technologies and supporting green campus initiative, an online system named iTAS (Industrial Training Assessment System) 2.0 has been developed to allow industrial training students’ assessments to be executed online by internal (faculties) and external (industries) supervisors. iTAS 2.0 is designed as a user friendly multiplatform web-based system. Faculty and industrial supervisors complete their respective online assessment rubric in iTAS 2.0, which will then automatically calculate the industrial training marks for each student. In developing iTAS 2.0, System Development Life Cycle has been used. Implementation of iTAS 2.0 has indeed resulted in increased efficiency through significant reduction in time and cost by eliminating the amount of printing, physical transfer, and human error in calculation of marks. This effort could also raise UTHM’s UI Green Metric World University Ranking

    Eksekusi Jaminan Fidusia Pada Komoditas Kopi Saat Debitur Pailit Pada PT. Tripanaca Lampung Berdasarkan Putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung Nomor 062/PK/Pdt.Sus/2011

    Get PDF
    Mutiara Nur Hanifa . E0012268. EKSEKUSI JAMINAN FIDUSIA PADA KOMODITAS KOPI SAAT DEBITUR PAILIT PADA PT. TRIPANCA LAMPUNG BERDASARKAN PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI MAHKAMAH AGUNG NOMOR 062/PK/Pdt.Sus/2011). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penulisan Hukum (Skripsi). 2016. Penulisan hukum ini mengkaji permasalahan mengenai faktor-faktor yang digunakan bank dalam memberikan pinjaman dengan jaminan barang komoditas dan kedudukan hukum kreditur pada saat pelaksanaan eksekusi jaminan fidusia. Penulisan hukum ini merupakan penelitian hukum normative yang bersifat preskriptif dan terapan. Penulisan hukum ini menggunakan pendekatan kasus dan pendekatan perundang-undangan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam mengumpulkan bahan hukum adalah studi kepustakaan atau studi dokumen. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan penelitian eksplanatoris. Hasil kajian menunjukkan bahwa barang komoditas termasuk dalam obyek jaminan fidusia, maka pemberian kredit dengan jaminan barang komoditas memerlukan faktor-faktor yang berkaitan dengan prinsip pemberian kredit,, perincian benda jaminan sebagai syarat spesialitas, mekanisme pemberian kredit dengan jaminan fidusia dan keyakinan terhadap debitur. Dalam hal realisasi dari prinsip preferensi terdapat fidusia ulang, prinsip paritas creditorium dan pari passu prorata parte, dan kurator bertindak sebagai kreditur preferen. Dalam pemberian kredit, bank harus melakukan analisa kualitatif dan kuantitatif serta pemantauan terhadap penggunaan fasilitas kredit. Selain itu dalam melakukan perjanjian jaminan, harus diteliti lebih jauh mengenai keadaan jaminan tersebut sehingga perlindungan kreditur dan pengembalian piutang dapat terakomodir dengan baik. Kata Kunci: Eksekusi, Jaminan, Fidusia, Kredi

    STRUKTUR KOMUNITAS ECHINODERMATA DI PANTAI SINDANGKERTA KECAMATAN CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur struktur komunitas Echinodermata Di Pantai Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Struktur komunitas mencakup keanekaragaman dan kelimpahan Echinodermata. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23 sampai 24 April 2016. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Desain penelitian menggunakan belt transect kuadrat yang dibentangkan sejauh 50 meter. Lokasi Penelitian terbagi menjadi enam stasiun penelitian. Setiap stasiun terbagi menjadi lima kuadrat dengan ukuran 1x1 m2 setiap kuadratnya. Penelitian dilakukan pada zona litoral. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode handsorting. Identifikasi sampel dilakukan di Laboratorium Biologi FKIP Unpas Bandung. Parameter yang diukur yaitu Keanekaragaman Echinodermata dan Kelimpahan Echinodermata. Adapun parameter penunjang berupa faktor lingkungan yang meliputi suhu, Dissolved Oxygen (DO), pH, dan salinitas perairan laut. Berdasarkan hasil penelitian, spesies Echinodermata yang ditemukan berjumlah tiga spesies di antaranya yaitu Diadema setosum dari kelas Echinoidea, Holothuria leucospilota dari kelas Holothuroidea, dan Ophiocoma sp. dari kelas Ophiuroidea. Keanekaragaman spesies Echinodermata di Pantai Sindangkerta berkisar antara 0-0, 174 yang berarti keanekaragaman rendah. Rata-rata indeks keanekaragaman Echinodermata di Pantai Sindangkerta sebesar 0,042 termasuk ke dalam kategori keanekaragaman rendah. Kelimpahan Spesies Echinodermata di Pantai Sindangkerta yang memiliki rata-rata tertinggi yaitu Ophiocoma sp. sebesar 7 Ind/m2 ditemukan paling melimpah, dan terendah dimiliki oleh spesies Holothuria leucospilota dan Diadema setosum dengan rata-rata kelimpahan 1 Ind/m2. Kata Kunci: Struktur komunitas, keanekaragaman, kelimpahan, Echinodermat
    corecore