337 research outputs found
Peningkatan Kemampuan Matematika Anak Melalui Media Permainan Memancing Angka Di Taman Kanak-kanak Fathimah Bukareh Agam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum berkembangnya kemampuan matematika anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan matematika anak di TK Fathimah Bukareh Agam dengan menggunakan media permainan memancing angka. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan adalah dengan observasi, wawancara, dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase peningkatan kemampuan matematika pada siklus I meningkat dengan baik dan pada siklus II meningkat menjadi sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa media permainan memancing angka dapat meningkatkan kemampuan matematika anak
EDUKASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN MEDIA APLIKASI RUMAH BIDANKU
Hasil Survey tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) pada Survey Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2012 menunjukkan hasil bahwa sekitar seperempat remaja Putri tidak pernah membicarakan kepada siapapun tentang menstruasi sebelum mereka mendapat haid yang pertama kali, sekitar16% remaja Putri dan 9% persen remaja pria mengetahui masa subur pada seorang Putri yaitu ditengah-tengah antara dua masa haid. Datahasil survey juga menunjukkan hanya sekitar 16% remaja Putri dan 17% remaja pria yang pernah mendiskusikan masalah seksualitas dengan petugas kesehatan. (BPS, BKKBN, Kemenkes dan ICF International, 2013). Metode Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan yaitu memberikan Pendidikan Kesehatan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dengan penggunaan media aplikasi Rumah BidanKu berbasis Web. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan yaitu Edukasi tentang Kesehatan Reproduksi bagi remaja dengan media aplikasi Rumah BidanKu menunjukkan hasil persentase yang meningkat mengenai Remaja yang mengetahui tentang system reproduksi manusia sekitar 100%, sekitar 92% mengetahui tentang kehamilan, sekitar 100% mengetahui tentang HIV/ AIDS, Sebanyak 76% mengetahui tentang Infeksi Menular Seksual, sekitar 92% mengetahui tentang Nafza (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya).
Kata Kunci: Pendidikan, RemajaPutri, Kesehatan Reproduksi, Media Aplikasi Berbasis Web, Rumah BidanKu
ABSTRACT
The results of the Survey on Adolescent Reproductive Health in the Indonesian Demographic Health Survey in 2012 showed that around a quarter of young women never talked to anyone about menstruation before they had their first menstruation, about 16% of young women and 9% of young men knew the fertile period in a daughter is in the middle between two menstrual periods. Survey data also showed that only about 16% of young women and 17% of boys had discussed sexuality issues with health workers. (BPS, BKKBN, Ministry of Health and ICF International, 2013)The Community Service Method implemented is to provide Health Education on Adolescent Reproductive Health by using the Web-based Media Midwife Home application.The implementation of community service, namely Education on Reprodu ctive Health for adolescents using the RumahBidanKu application media showed an increasing percentage of adolescents who knew about the human reproductive system were about 100%, about 92% knew about pregnancy, about 100% knew about HIV / AIDS , 76% know about sexually transmitted infections, about 92% know about Napza (Narcotics, Alcohol, Psychotropics and other addictive substances).
Keywords: Education, Young Women, Reproductive Health, Web Based Media Application, My Midwife Home
 
Pemanfaatan Video YouTube tentang Anemia pada Remaja Putri di SMK YPSEI Palangka Raya
Prevalence of anemia is about 29% (496 million) in women who are not pregnant, and about 38 % or 32.4 million pregnant women aged 15-49 years are anemic. (WHO, 2014 ) . About 23% of adolescent girls experience anemia due to iron deficiency and have low knowledge about anemia. This study aims to analyze the use of Video Youtube to increase the knowledge of young girls about Anemia. This study was using one design group comparison pretest-posttest design. About 96% of respondents are 14-16 years old, 4% of respondents are ≥17 years old. As many as 100% of young girls know information about anemia from health education by health workers. Around 64 % of young girls experience menstruation around the age of 10-13 years, 36 % at age 14-16 years. Analysis using the Wilcoxon test, the average score of girls knowledge was 52.00 before the intervention and after the intervention, the average knowledge score of the young girls was around 83.60. The analysis has obtained a p-value of 0.000 (p <0.05), which indicates the intervention counseling video increases young girls' knowledge about anemia significantly
Pengaruh Struktur Aktiva Dan Likuiditas Terhadap Struktur Modal Perusahaan Industri Barang Konsumsi BEI 2016-2019
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur aktiva dan likuiditas terhadap struktur modal (studi pada perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2016-2019). Populasi dalam penelitian ini adalah 53 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 32 perusahaan. Jenis data penelitian adalah kuantitatif dan sumber data sekunder diambil dari www.idx.com dengan teknik analisis data deskriptif, asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi (R2) uji T dan uji F menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel struktur aktiva berpengaruh positif secara signifikan terhadap struktur modal, sedangkan variabel likuiditas berpengaruh negatif secara signifikan terhadap struktur modal. Dan secara simultan variabel struktur aktiva dan likuiditas berpengaruh positif secara signifikan terhadap struktur modal.Kata Kunci: Struktur Aktiva, Likuiditas, Struktur Modal AbstractThis study aims to determine the effect of asset structure and liquidity on capital structure (study on the Consumer Industry Sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2016-2019). The population in this study were 53 companies using purposive sampling method in order to obtain a sample of 32 companies. The type of research data is quantitative and secondary data sources are taken from www.idx.com with descriptive data analysis techniques, classical assumptions, multiple linear regression analysis, coefficient of determination (R2) T test and F test using SPSS 23.The results showed that the asset structure variable had a significant positive effect on the capital structure, while the liquidity variable had a significant negative effect on the capital structure. And simultaneously the variables of asset structure and liquidity have a significant positive effect on capital structure.Keyword : Asset Structure, Liquidity, Capital Structur
Efektivitas Program Padang Pariaman Sehat di Kabupaten Padang Pariaman
ABSTRAK
Nurhatini, No. BP: 1110841005. Efektivitas Program Padang Pariaman Sehat di Kabupaten Padang Pariaman. Administrasi Publik, FISIP-Universitas Andalas, Padang, 2018. Dibimbing oleh Dr. Ria Ariany, M.Si dan Ilham Aldelano Azre, S.IP., MA. Skripsi ini terdiri dari 115 halaman dengan referensi 11 buku teori, 4 buku metode, 2 skripsi, dan 1 Laporan Penelitian, 1 Peraturan Bupati.
Penelitian ini mendeskripsikan tentang Efektivitas Program Padang Pariaman Sehat di Kabupaten Padang Pariaman.Untuk mengatahui sejauh mana keberhasilan suatu program, tentunya dilihat dari bagaimana program tersebut berjalan dengan efektif dan sesuai dengan tujuan yang telah dibuat sebeleumnya. Adapun yang menjadi pengukuran efektivitas adalah impelementasi program, sasaran program, pengnawasan pelaksanaan program dan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program itu sendiri.
Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan teknik wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Unit analisis adalah lembaga. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah menurut Elfindri.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Padang Pariaman Sehat di Kabupaten Padang Pariaman sudah cukup efektif. Hal ini dilihat dari implementasi dan pencapaian tujuan serta adanya pengawasan dari program itu sendiri, sedangkan yang menjadi kekurangan adalah masih tidak jelasnya sasaran dari program ini dan kurangnya partisipasi dari masyarakat.
Kata Kunci: Efektivitas, Program, Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariama
Pembentukan Dan Pendampingan Kelompok Pendukung ASI Bentuk Upaya Peningkatan Cakupan ASI Ekslusif Dan Pencegahan Stunting
Pemberian air susu ibu (ASI) ekslusif merupakan salah satu intervensi spesifik dalam menurunkan kejadian stunting di Indonesia (Peraturan Presiden No 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting, 2021). Cakupan bayi mendapat asi eksklusif di Indonesia dan Kalimantan Tengah kurun waktu 2019-2021 cenderung menurun. Diperlukan model intervensi tepat untuk mengatasi permasalah untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif sekaligus upaya pencegahan stunting. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung keberhasilan menyusui ekslusif di wilayah Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan. Metode pengabdian secara luring melalui tahap persiapan, pelaksanaan pembentukan dan pembinaan kelompok pendukung ASI serta tahap monitoring evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat terbentuk kelompok pendukung ASI, terlaksana kegiatan pendampingan menyusui ekslusif pada ibu hamil dan menyusui. Kesimpulan KP ASI ekslusif dapat menjadi model intervensi dalam upaya meningkatkan cakupan ASI ekslusif sekaligus pencegahan stunting
KOMUNIKASI INFORMASI EDUKASI (KIE) ONLINE ASI EKSLUSIF SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Stunting memberikan dampak yang sangat merugikan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pemberian air susu ibu (ASI) ekslusif merupakan salah satu intervensi spesifik dalam menurunkan kejadian stunting di Indonesia (BPS, 2021). Cakupan bayi mendapat ASI eksklusif di Provinsi Kalimantan Tengah kurun waktu 2018-2020 menunjukan tren peningkatan, akan tetapi jika dibandingkan target tahun 2024 dimana 80 persen anak usia kurang dari 6 bulan mendapat ASI Esklusif sebagai intervensi spesifik stunting yang tertuang dalam Perpres No 72 Tahun 2021 akan sulit tercapai. Diperlukan model intervensi yang sesuai sebagai upaya peningkatan cakupan pemberian ASI Eksklusif. Metode pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan melakukan Komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) secara online dengan ceramah tanya jawab, dan diskusi interaktif dengan mengunakan media zoom. Tujuan untuk meningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya ASI ekslusif sebagai upaya pencegahan stunting. Kesimpulan KIE online efektif meningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI ekslusif sebagai upaya pencegahan stunting. Kegitan pengabdian diikuti oleh 20 orang ibu hamil. Diakhir kegiatan diketahui kegiatan KIE efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif sebagai upaya pencegahan stunting
Ablation of the renal stroma defines its critical role in nephron progenitor and vasculature patterning
The renal stroma is an embryonic cell population located in the cortex that provides a structural framework as well as a source of endothelial progenitors for the developing kidney. The exact role of the renal stroma in normal kidney development hasn't been clearly defined. However, previous studies have shown that the genetic deletion of Foxd1, a renal stroma specific gene, leads to severe kidney malformations confirming the importance of stroma in normal kidney development. This study further investigates the role of renal stroma by ablating Foxd1-derived stroma cells themselves and observing the response of the remaining cell populations. A Foxd1cre (renal stroma specific) mouse was crossed with a diphtheria toxin mouse (DTA) to specifically induce apoptosis in stromal cells. Histological examination of kidneys at embryonic day 13.5-18.5 showed a lack of stromal tissue, mispatterning of renal structures, and dysplastic and/or fused horseshoe kidneys. Immunofluorescence staining of nephron progenitors, vasculature, ureteric epithelium, differentiated nephron progenitors, and vascular supportive cells revealed that mutants had thickened nephron progenitor caps, cortical regions devoid of nephron progenitors, aberrant vessel patterning and thickening, ureteric branching defects and migration of differentiated nephron structures into the medulla. The similarities between the renal deformities caused by Foxd1 genetic knockout and Foxd1DTA mouse models reveal the importance of Foxd1 in mediating and maintaining the functional integrity of the renal stroma. © 2014 Hum et al
The Mouse Dorsal Raphe Nucleus as Understood by Temporal Fgf8 Lineage Analysis
Fgf8 is expressed transiently during embryogenesis at the midbrain-hindbrain border, an area that gives rise to a variety of neuronal populations including the dorsal raphe nucleus (DR). Using an inducible Fgf8-cre allele we identified the populations of neurons defined by Fgf8 lineage at different stages of development. When Fgf8-cre expression is induced at embryonic day 7.5 (T-E7.5), in the adult the entire DR and part of the median raphe (MnR) has Fgf8 lineage. When induced at later timepoints, Fgf8 lineage progressively ebbs from the caudal and ventral aspect of this domain, particularly on the midline. Successively excluded from Fgf8- lineage at T-E9.5 are serotonin neurons in the MnR and caudal-intrafascicular DR, followed at T-E11.5 by ventral-middle and caudal-dorsal DR. The last to show Fgf8 lineage are those serotonin neurons in the lateral wings and those at the rostral-dorsal pole of dorsal raphe nucleus. Thus the temporal succession of Fgf8 lineage correlates with organizational features of serotonin neurons in these nuclei
Determinan Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan sebagai Tempat Persalinan di Kota Palangka Raya
Data Pusdatin Kemenkes RI, 2017 menunjukkan bahwa Persalinan ditolong tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan untuk Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2016 sekitar 42, 08 %. Dengan diketahuinya Determinan Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Sebagai Tempat Persalinan Di Kota Palangka Raya diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Sebagai Tempat Persalinan. Tujuan Penelitian yaitu mengetahui Determinan Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Sebagai Tempat Persalinan Di Kota Palangka Raya. Rancangan penelitian cross sectional jumlah sampel 164 ibu yang mempunyai bayi usia 0-12 bulan.Variabel bebas adalah determinan pemanfaatan fasilitas kesehatan dan variabel terikat adalah tempat persalinan. Analisis data yang digunakan analisis uni variabel menggunakan distribusi frekuensi dan persentase, analisis bi variabel menggunakan uji chi-square, serta multi variabel menggunakan regresi logistik. Variabel umur, status ekonomi dan riwayat ANC menunjukkan nilai yang bermakna sebagai determinan pemanfaatan Fasilitas kesehatan sebagai tempat persalinan . Variabel pendidikan, pekerjaan, jarak, transportasi pada analisis bivariabel dan multi variabel menunjukkan hubungan yang tidak bermakna sebagai determinan pemanfaatan Fasilitas kesehatan sebagai tempat persalinan. Kesimpulan didapatkan Penelitian menunjukkan hubungan yang bermakna antara umur, status ekonomi dan Riwayat ANC dapat memberika kontribusi sebesar 10% terhadap pemanfaatan fasilitas kesehatan non pemerintah dengan sebagai tempat persalinan
- …
