163 research outputs found

    Modul Q-sets” sebagai Rekayasa Bahan Ajar Kimia yang Bermuatan Quantum Learning dan Bervisi Salingtemas

    Full text link
    Melihat cakupan materi mata pelajaran kimia yang luas tersebut, tentu saja diperlukan waktu pembelajan kimia yang tidak singkat untuk mencapai ketuntasan belajar. Guru dituntut untuk memaksimalkan pembelajaran padahal mata pelajaran kimia seharusnya tidak hanya diajarkan secara eoritis tetapi juga praktis. Untuk mengatasi keterbatasan ruang dan waktu tersebut, maka guru harus dapat menyusun suatu bahan ajar efektif untuk pembelajaran. Modul merupakan salah satu jenis bahan ajar serta sebagai media pembelajaran cetak. Cara dan gaya belajar merupakan kunci untuk mengembangkan kinerja seseorang termasuk siswa di sekolah. Quantum learning mencakup aspekaspek penting dalam program neurolinguistik (NLP), yaitu suatu penelitian tentang bagaimana otakmengatur informasi. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar modul menggunakan pendekatan quantum learning diharapkan dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Terkait dengan quantum earning adalah Perumusan AMBAK (Apa Manfaatnya Bagiku). Wujud Perumusan tersebut diwujudkan dalam bentuk visi salingtemas (sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat). Berdasarkan latar belakang di atas, muncul beberapa masalah antara lain bagaimana menyusun modulQ-SETS sebagai bahan ajar kimia yang bermuatan quantum learning dan bervisi salingtemas, serta dakah pengaruh penggunaan modul Q-SETS pada materi pokok reaksi oksidasi dan reduksi terhadap hasil belajar siswa. Aplikasi quantum learning bervisi salingtemas dalam modul Q-SETS dapat berupa kegiatan pencarian gaya belajar diri sendiri, peta konsep, penemuan AMBAK melalui analisis SETS,dan konsep TANDUR. Hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan desain modul Q-SETS adalah modul sebagai bahan ajar siswa harus mampu melayani kebutuhan siswa dengan modalitas visual, auditorial, maupun kinestetik sehingga informasi dalam modul dapat diserap dengan mudah. Alternatif desain modul dapat berupa penyajian strategi pembelajaran dalam media cetak modul. Penyajian strategi pembelajaran yang bermuatan quantum learning dan visi SETS terdiri dari:pembelajaran pendahuluan, penyampaian materi pembelajaran, memancing penampilan, pemberian umpan Balik dan kegiatan tindak lanjut. Pembelajaran menggunakan modul Q-SETS berpengaruh erhadap hasil belajar kimia siswa. Besarnya pengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa sesuai dengan koefisien korelasi sebesar 0,506 dan koefisien determinasi 25,56% dengan kriteria pengaruh adalah sedang

    Ayo Belajar IPA dari Ulama: Pembelajaran Berbasis Socio-Scientific Issues di Abad Ke-21

    Full text link
    Perubahan mindset pendidik IPA harus didasarkan pada keterampilan apa saja yang dibutuhkan peserta didik agar mencapai partisipasi penuh di masyarakat. Salah satu strategi potensial adalah pembelajaran berbasis Socio-Scientific Issues (SSI). Sejalan dengan isu-isu yang berkembang, Fatwa MUI hadir sebagai keputusan yang diberikan oleh ulama-ulama tentang permasalahan umat Islam didasarkan Al-Qur\u27an, Hadis, Ijma\u27, Qiyas, dan dalil lain yang muktabar. Implementasi media Fatwa MUI adalah wujud Islamisasi sains yang mengarah pada bagaimana sains dapat meningkatkan iman dan taqwa. Kajian ini bertujuan mengungkap Fatwa MUI apa saja yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran IPA, serta bagaimana implementasinya. Metode library research digunakan melalui penggalian informasi Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) pada struktur kurikulum IPA, serta kumpulan fatwa MUI. Hasil menunjukkan bahwa terdapat beberapa KD yang dapat dikaitkan dengan Fatwa MUI seperti zat aditif, zat adiktif-psikotropika, dan pencemaran lingkungan. Implementasi dapat dilakukan dengan desain pembelajaran bervisi SETS (Science-Environment-Technology-Society) dan berpondasi aspek Islami. Domain kognitif, afektif, dan budaya sosial dalam keterampilan abad ke-21 dapat ditumbuhkan seiring dengan tumbuhnya domain spiritual. Implikasi mengarah pada uji coba desain pembelajaran berbasis SSI dengan Fatwa MUI bidang POM, IPTEK dan lingkungan

    Rental Building and Event Equipment Application at the Arcadia Function Hall Web-Based

    Full text link
    The Journal Website is one of the tools used as a means of information and communication that is able to get rid of all the limitations that exist in other information and communication tools. One of the limitations of communication and information tools is about distance, with websites we can find various information in various parts of the world. At Arcadia Function Hall the building leasing process is done manually, so that the time spent is ineffective and in the storage of rental data it becomes insecure because it is not stored in a good system. From the above problems the authors are interested in designing Web Based Applications to be able to help the building rental process performance become more effective and efficient and can store all rental data safely and can produce accurate and accurate reports. Keywords:  Website, Storage, Application, Unifled Modeling Language (UML

    Upaya Diversifikasi Makanan Diet Penderita Diabetes Mellitus melalui Pemanfaatan Umbi Suweg dalam Program “Konyaku Njowo”

    Full text link
    Program “Konyaku Njowo” dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya pemanfaatan umbi Suweg yang keberadaanya melimpah di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Suweg (Amorpophalus sp.) ini begitu potensial bahkan sebagai alternatif makanan diet bagi penderita Diabetes Mellitus. Nama “Konyaku” diambil merujuki pada nama makanan Jepang yang terbuat dari umbi konjac yang masuk ke dalam genus Amorphophallus. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan umbi suweg serta upaya diversifikasi makanan diet. Program ini berfokus pada kelompok masyarakat dampingan yaitu ibu-ibu PKK RW 05 dan RW 06, Kelurahan Bringin, Ngaliyan. Rangkaian program ini terdiri dari empat tahapan (1) sosialisasi dan pemberian materi tentang tanaman suweg; (2) pelatihan pembuatan tepung suweg; (3) pelatihan pembuatan aneka produk olahan; dan (4) sosialisasi materi gizi, Diabetes Mellitus dan wirausaha. Adapun keberlanjutan program ini berupa pemantauan dan pendampingan kerja dilakukan tim bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk dinas pertanian dan kantor ketahanan pangan kota Semarang. Dari keempat tahap dapat disimpulkan rata-rata ketercapaian target luaran sebesar 76,43%. Program “Konyaku Njowo” merupakan serangkaian program untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan umbi suweg baik secara teoritis mapun praktis. Dengan program ini, keberadaan umbi suweg yang melimpah dapat termanfaatkan lebih optimal

    Characterization and modeling of a new magnetorheological damper with meandering type valve using neuro-fuzzy

    Get PDF
    This paper presents the characterization and hysteresis modeling of magnetorheological (MR) damper with meandering type valve. The meandering type MR valve, which employs the combination of multiple annular and radial flow passages, has been introduced as the new type of high performance MR valve with higher achievable pressure drop and controllable performance range than similar counterparts in its class. Since the performance of a damper is highly determined by the valve performance, the utilization of the meandering type MR valve in an MR damper could potentially improve the damper performance. The damping force characterization of the MR damper is conducted by measuring the damping force as a response to the variety of harmonic excitations. The hysteresis behavior of the damper is identified by plotting the damping force relationship to the excitation displacement and velocity. For the hysteresis modeling purpose, some parts of the data are taken as the training data source for the optimization parameters in the neuro-fuzzy model. The performance of the trained neuro-fuzzy model is assessed by validating the model output with the remaining measurement data and benchmarking the results with the output of the parametric hysteresis model. The validation results show that the neuro-fuzzy model is demonstrating good agreement with the measurement results indicated by the average relative error of only around 7%. The model also shows robustness with no tendency of growing error when the input values are changed

    Produksi Program Acara Berita Feature “Harmoni Islam” di Cakra Semarang TV sebagai Produser

    Full text link
    Televisi memiliki peran penting bagi sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat. Persaingan antar televisi saat pada bulan Ramadhan terbilang cukup ketat. Stasiun televisi menjadikan momentum Ramadhan dengan membuat berbagai macam program dengan balutan Islami namun minim makna.Harmoni Islam sebagai sebuah program news feature hadir sebagai alternatif tayangan pada bulan Ramadhan. Harmoni Islam mengangkat topik-topik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, dibahas dengan bahasa yang ringan namun tidak meninggalkan esensi.Pada program Harmoni Islam. produser bertugas untuk merencanakan topik apa yang akan diangkat, membuat rencana kerja, membuat anggaran produksi, membuat perijinan, hingga membuat agenda wawancara kepada narasumber. Setelah melalui tahapan praproduksi, proses produksi, pascaproduksi, karya ditayangkan di Cakra Semarang TV setiap hari selama Bulan Ramadhan mulai dari tanggal 28 Juni 2014sampai 27 Juli 2014 pukul 17.00 WIB. Melalui karya ini diharapkan masyarakat mendapatkan tayangan yang mendidik mengedukasi dan menambah informasi khalayak mengenai serba-serba Islam sehingga meningkatkan ibadah di Bulan Ramadhan dan menambah wawasa

    PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG pada PROYEK PEMBANGUNAN ASRAMA PENDIDIKAN AK-TEKSTIL SURAKARTA

    Get PDF
    Tugas akhir bertujuan untuk mendesain struktur bawah pondasi yang meliputi daya dukung (stabilitas) dan penurunan pondasi tiang pancang. Pondasi merupakan bagian struktur inti yang berfungsi untuk meneruskan beban diatasnya ke tanah dasar tanpa mengalami penurunan yang berlebihan, penurunan yang tidak merata serta tidak mengalami retakan. Stabilitas dan penurunan dianalisis menggunakan perhitungan manual dengan perhitungan program aplikasi komputer. Perhitungan manual menggunakan 4 metode yaitu metode Reese & Wright, metode Mayerhoff, metode Decourt, metode Thomlinson dan perhitungan program aplikasi Allpile. Nilai yang diambil dalam perhitungan daya dukung adalahnilai yang terkecil kemudian dibandingkan dengan hasil dari Allpile. Perhitungan penurunan dilakukan menggunakan cara perhitungan manual dan program Allpile. Hasil penelitian ini nilaiterkecil yang dihasilkan menggunakan metode Reese & Wright dengan nilai Qult sebesar 70,90 ton dan Qijin sebesar 28,36 ton untuk single pile. Pada perencanaan struktur pondasi ini terdapat 2 tipe pondasi yaitu P01 (10 tiang) dan P02 (6 tiang). Nilai Qult untuk P01 sebesar 199,71 ton dan Qult untuk P02 sebesar 124,90 ton,sedangkan perhitungan menggunakan program Allpile didapatkan nilai Qult P01 sebesar 210,25 ton dan P02 sebesar 142,72 ton. Perhitungan penurunan dilakukan dengan cara manual P01 didapatkan nilai penurunan sebesar 20 mm dan P02 didapatkan nilai penurunan sebesar 15 mm. Sedangkan penurunan dengan pogram Allpile P01 didapatkan penurunan sebesar 23,5 mm dan P02 didapatkan penurunan sebesar 17,8 mm. Nilai penurunan ijin manual dan penurunan ijin program Allpile adalah 25 mm. Kata kunci : Pondasi, daya dukung aksial, daya dukung lateral, penurunan, Allpil
    corecore