134 research outputs found

    The Development of a Learning Media for Visualizing the Pancasila Values Based on Information and Communication Technology

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah merancang sebuah media pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar nilai Pancasila dan sikap yang memuat nilai-nilai Pancasila. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Pengembangan (R & D).Pengumpulan data dengan observasi, angket, wawancara, dan tes.Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif statistik inferensial dengan bantuan spss 16.Sebelum melakukan analisis data, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan uji prasayarat untuk uji hipotesis 1 yaitu perbedaan prestasi diketahui bahwa data homogen namun tidak normal sehingga analisis hipotesis pertama diuji hipotesis dengan menggunakan Mann Whitney U test. Pada uji prasyarat untuk hipotesis 2 diketahui bahwa data homogen dan berdistribusi normal sehingga analisis untuk hipotesis ke-2 dilakukan menggunakan t-test independent sample dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian disimpulkan: (1) perancangan media pembelajaran visualisasi nilai-nilai Pancasila dikembangkan dengan 6 langkah, yaitu penelitian dan pengumpulan, perencanaan, pengembangan draf produk, ujicoba lapangan awal, merevisi hasil uji coba dan uji coba lapangan; (2) media visualisasi nilai-nilai Pancasila lebih efektif untuk meningkatkan prestasi belajar nilai Pancasila; (3) media visualisasi nilai-nilai Pancasila lebih efektif untuk meningkatkan sikap yang mengandung nilai-nilai Pancasila

    PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA PT. INTI BUMI PERKASA (IBP) (Studi Kasus Pada Karyawan Bagian Outsourcing di PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Bandung – Jawa Barat)

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini berjudul Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Turnover Intention (Studi Kasus Pada Karyawan Bagian Outsourcing di PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Bandung – Jawa Barat). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh kompensasi terhadap turnover intention, pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap turnover intention, dan pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja non fisik terhadap turnover intention. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Studi lapangan dan Studi Kepustakaan. Dalam penentuan sampel digunakan teknik Simple Random Sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 responden diperoleh dari populasi sebanyak 200 karyawan bagian outsourcing dengan menggunakan rumus Slovin. Skala yang digunakan adalah Likert dengan instrument penelitia berupa angket/kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) kompensasi berpengaruh negatif terhadap turnover intention dengan koefisien regresi -0,404 pada signifikan 0,006 dan thitung Ftabel atau (88.637>3.13); (4) Besarnya pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap turnover intention secara simultan adalah 72,6% dan besarnya pengaruh secara parsial kompensasi adalah 30,15% dan lingkungan kerja non fisik 42,43%. Kata kunci : Kompensasi, Lingkungan Kerja Non Fisik dan Turnover Intetio

    PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. GO-JEK INDONESIA KANTOR CABANG BANDUNG

    Get PDF
    ABSTRAK PT. Go-jek Indonesia Kantor Cabang Bandung adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang Transportasi Online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana disiplin kerja, pengawasan dan kinerja karyawan, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin dan pengawasan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Go-jek Indonesia Kantor Cabang Bandung baik secara parsial maupun simultan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Go-jek Indonesia Kantor Cabang Bandung sebanyak 67 orang Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu disiplin kerja pegawasan serta variabel terikat yaitu kinerja karyawan. Penelitian ini hanya pada satu perusahaan transportasi online. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif, data untuk penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket yang telah diisi oleh responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian dari perhitungan deskriptif persentase menunjukkan variabel disiplin kerja masuk dalam kategori kurang baik, variabel pengawasan masuk dalam kategori kurang baik, dan variabel kinerja karyawan masuk dalam kategori kurang baik. Disiplin Kerja dan pengawasan berpengaruh terhadap kinerja baik secara simultan maupun parsial. Disiplin Kerja memberikan pengaruh lebih besar dibandingkan dengan pengawasan. Kata Kunci: Disiplin Kerja, Pengawasan Dan Kinerj

    FRAKSI AIR EKSTRAK DAUN WUNGU (Graptopphyllumpictum L.) SEBAGAI ANTIINFLAMASI TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN

    Get PDF
    Abstract This study aims to determine the anti-inflammatory effect of the water extract of Daun wungu (Graptophyllum pictum L.) extract which was observed from the decrease in the volume of edema of rat’s feet which was induced by 1 % carrageenan as much as 0,1 ml, was carried out in 25 male white rats divided into 5 groups. Negative controlwas given distilled water given 5 % Na CMC, diclofenac sodium as a positive control with a dose of 0,9 mg/200 g BB and water fraction of wungu leaf extract with a dose 1 (1,125 mg/kg bb), dose 2 (2,25 mg/kg bb) dan dose 3 (4,5 mg/kg bb). The measurement of edema volume is carried out every hour for six hours after induced carrageenan. From the results of testing the water fraction of wungu leaf extract, % inhibition showed that the dose group 3 (4,5 mg/kg bb) had anti-inflammatory activity that was comparable to the positive control group. Of all dosage variatons in this study the effective dose which has the highest percentage of edema is the dose 3 (4,5 mg/kg bb). Based on the results of statistical analysis, the percentage of edema inhibition data on the water fraction of wungu lear extract from all dose variations showed significant differences with negative controls. Keyword : Graptophyllum pictum L Anti-Inflamas

    Non-thermal emission processes in massive binaries

    Full text link
    In this paper, I present a general discussion of several astrophysical processes likely to play a role in the production of non-thermal emission in massive stars, with emphasis on massive binaries. Even though the discussion will start in the radio domain where the non-thermal emission was first detected, the census of physical processes involved in the non-thermal emission from massive stars shows that many spectral domains are concerned, from the radio to the very high energies. First, the theoretical aspects of the non-thermal emission from early-type stars will be addressed. The main topics that will be discussed are respectively the physics of individual stellar winds and their interaction in binary systems, the acceleration of relativistic electrons, the magnetic field of massive stars, and finally the non-thermal emission processes relevant to the case of massive stars. Second, this general qualitative discussion will be followed by a more quantitative one, devoted to the most probable scenario where non-thermal radio emitters are massive binaries. I will show how several stellar, wind and orbital parameters can be combined in order to make some semi-quantitative predictions on the high-energy counterpart to the non-thermal emission detected in the radio domain. These theoretical considerations will be followed by a census of results obtained so far, and related to this topic... (see paper for full abstract)Comment: 47 pages, 5 postscript figures, accepted for publication in Astronomy and Astrophysics Review. Astronomy and Astrophysics Review, in pres

    Opportunities, challenges and systems requirements for developing post-abortion family planning services: Perceptions of service stakeholders in China

    Get PDF
    Post-abortion family planning (PAFP) has been proposed as a key strategy to decrease unintended pregnancy and repeat induced abortions. However, the accessibility and quality of PAFP services remain a challenge in many countries including China where more than 10 million unintended pregnancies occur each year. Most of these unwanted pregnancies end in repeated induced abortions. This paper aims to explore service providers’ perceptions of the current situation regarding family planning and abortion service needs, provision, utilization, and the feasibility and acceptability of high quality PAFP in the future. Qualitative methods, including in-depth interviews and focus group discussions, were used with family planning policy makers, health managers, and service providers. Three provinces—Zhejiang, Hubei and Yunnan—were purposively selected, representing high, medium and relatively undeveloped areas of China. A total of fifty-three in-depth interviews and ten focus-group discussions were conducted and analysed thematically. Increased numbers of abortions among young, unmarried women were perceived as a major reason for high numbers of abortions. Participants attributed this to increasing socio-cultural acceptability of premarital sex, and simultaneously, lack of understanding or awareness of contraception among young people. The majority of service stakeholders acknowledged that free family planning services were neither targeted at, nor accessible to unmarried people. The extent of PAFP provision is variable and limited. However, service providers expressed willingness and enthusiasm towards providing PAFP services in the future. Three main considerations were expressed regarding the feasibility of developing and implementing PAFP services: policy support, human resources, and financial resources. The study indicated that key service stakeholders show demand for and perceive considerable opportunities to develop PAFP in China. However, changes are needed to enable the systematic development of high quality PAFP, including actively targeting young and unmarried people in service provision, obtaining policy support and increasing the investment of human and financial resources

    PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DINAS TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA, DAN PETERNAKAN KABUPATEN MUARA ENIM (DEVISI TANAMAN PANGAN)

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini berjudul Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepemimpinan transformasional terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Peternakan Kabupaten Muara Enim. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Teknik yang digunakan non probability sampling dengan memilih sempel jenuh, dengan spilt-half-method dari spearman-brown analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda, analisis korelari berganda dan koefisien determinasi, Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa secara simultan Motivasi Kerja dan Kepemimpinan transformasional memberikan Pengaruh sebesar 69,0% terhadap Kinerja karyawan yang mana Motivasi Kerja memberikan Pengaruh sebesar 35,0% terhadap Kinerja karyawan dan Kepemimpinan transformasional memberikan Pengaruh sebesar 34,0% terhadap Kinerja Karyawan sedangkan sisanya yaitu sebesar 31,0% merupakan Pengaruh faktor lain diluar Motivasi Kerja dan Kepemimpinan transformasional, Maka Motivasi Kerja dan Kepemimpinan transformasional berpengaruh dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan secara simultan maupun parsial. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Kepemimpinan Transformasional, Kinerja Karyawa

    PENGARUH PENEMPATAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KOTA BANDUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini berawal dari permasalahan pada kinerja pegawai. Masalah yang terlibat dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan yang diakibatkan oleh penempatan yang kurang sesuai dengan keterampilan dan motivasi kerja yang kurang baik seperti karyawan yang kurang bersemangat dalam bekerja . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penempatan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deng an pendekatan deskriptif dan verifikatif. Denga n populasi sebanyak 104 orang. Teknik yang digunakan teknik probability sampling. metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda, analisis korelasi berganda dan koefisien determinasi. Ha sil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan penempatan dan motivasi kerja memberikan pengaruh sebesar 64,2% terhadap kinerja karyawan, yang mana penempatan memberikan pengaruh sebesar 27,8% terhadap kinerja karyawan dan motivasi kerja memberikan p egaruh sebesar 36,4% terhadap kinerja karyawan sedangkan sisanya yaitu sebesar 35,8% merupakan pengaruh faktor lain diluar penempatan dan motivasi kerja. Maka penempatan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan secara simultan ma upun parsial. Kata Kunci: Penempatan, Motivasi Kerja, Kinerja Karyawa

    PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KANTOR IMIGRASI KEPULAUAN RIAU

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan kinerja karyawan yang terdapat pada kantor Imigrasi Kepulauan Riau masalah penelitian ini adalah belum optimalnya kinerja karyawan yang dikaitkan oleh kecerdasan emosional dan budaya organisasi masih kurang kondusif. Fokus kajian diarahkan pada faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan. Kecerdasan emosional dan budaya organisasi merupakan faktor yang diduga memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian mengkaji tiga variabel yaitu variabel kecerdasan emosional dan variabel budaya organisasi dan variabel kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Teknik sampling yang digunakan probability sampling menggunakan random sampling dengan sampel sebanyak 79 responden. Pengumpulan daya yang digunakan adalah observasi, wawancara dan menyebarkan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reabilitas, analisis regrsi linier berganda, analisis korelasi berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Besarnya pengaruh kecerdasan emosional budaya organisasi terhadap kinerja karyawan secara simultan 58,2% dan sisanya 41,8% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti. Secara persial besarnya pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan 32,9% dan pengaruh budaya organisai terhadap kinerja karyawan 26,2%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional memberikan pengaruh paling besar terhadap kinerja karyawan. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Budaya Organisasi dan Kinerja Karyawan

    PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, STRES KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA DIREKTORAT METROLOGI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT

    Get PDF
    ABSTRAK Manusia merupakan sumber daya terpenting dalam suatu organisasi, instansi atau perusahaan tanpa aspek manusia sulit kiranya organisasi untuk mengembangkan misi dan tujuan yang telah ditetapkan. Dapat dikatakan juga apabila faktor manusia tersebut tidak ada maka organisasi yang bersangkutan juga tidak ada karena pelaku atau objek yang hendak dituju oleh suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Stres Kerja, dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Direktorat Metrologi Kota Bandung baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 122 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, analisis korelasi berganda, dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional, stres kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada Direktorat Metrologi Kota Bandung secara simultan 61,5%. Sedangkan secara parsial besarnya pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan sebesar 23,7%, lalu pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 14,7%, dan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 23,1%. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kepemimpinan transformasional memberikan kontribusi paling dominan terhadap kinerja karyawan pada Direktorat Metrologi Kota Bandung Provinsi Jawa Barat. Kata Kunci : Kepemimpinan Transformasional, Stres Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Karyawa
    corecore