832 research outputs found

    A Full Multigrid Method for Nonlinear Eigenvalue Problems

    Full text link
    This paper is to introduce a type of full multigrid method for the nonlinear eigenvalue problem. The main idea is to transform the solution of nonlinear eigenvalue problem into a series of solutions of the corresponding linear boundary value problems on the sequence of finite element spaces and nonlinear eigenvalue problems on the coarsest finite element space. The linearized boundary value problems are solved by some multigrid iterations. Besides the multigrid iteration, all other efficient iteration methods for solving boundary value problems can serve as the linear problem solver. We will prove that the computational work of this new scheme is truly optimal, the same as solving the linear corresponding boundary value problem. In this case, this type of iteration scheme certainly improves the overfull efficiency of solving nonlinear eigenvalue problems. Some numerical experiments are presented to validate the efficiency of the new method.Comment: 15 Pages, 4 Figures. arXiv admin note: substantial text overlap with arXiv:1409.794

    Research of influence and mechanism of combining exercise with diet control on a model of lipid metabolism rat induced by high fat diet

    Get PDF
    OBJECTIVE: To investigate the influence and mechanism of combining exercise with diet control on a model of lipid metabolism rat induced by high fat diet. METHODS: Twenty-four male Wistar rats were randomly divided into 3 groups of 8: normal, model and intervention. The model group and intervention group were fed with high fat diet, while the normal group received basal feed. From day 1, the intervention group was randomly given interventions such as swimming exercise and dietary restriction. The interventions duration were 28 days. At the end of the experiment, the levels of rats’ body weight and liver weight were detected, the serum levels of total cholesterol (TC), high density lipoprotein cholesterol (HDL-C), low density lipoprotein cholesterol (LDL-C) and hepatic triglyceride content (TG) were detected by using biochemical assay, serum level of gastrin (GAS), motilin (MTL) were assayed by the enzyme linked immunosorbent assay (ELISA). RESULTS: Compared with the level of body weight and liver weight in the normal rats, body weight and liver weight in the rat of the model group were significantly increase (P<0.05 or P<0.01). Plasma concentrations of TC, LDL-C and hepatic TG in the model group were significantly increased compared with those in the normal group (P<0.05 or P<0.01). The contents of GAS, MTL, HDL-C in the model rats’plasma were significantly reduced compared with those of the normal group (P<0.05 or P<0.01). Compared with those in the model group, rats’ body weight, liver weight, serum TC, LDL-C, and TG content of liver in the intervention group decreased significantly (P<0.05 or P<0.01). Meanwhile, serum content of GAS, MTL, HDL-C were significantly improved in the intervention rats compared to the model group. CONCLUSION: The action of combining exercise with diet control for lipid metabolism disorder might be related to regulation of GAS, MTL and other gastrointestinal hormones

    Conformational Dynamics of the Plug Domain of the SecYEG Protein-conducting Channel

    Get PDF
    The central pore of the SecYEG preprotein-conducting channel is closed at the periplasmic face of the membrane by a plug domain. To study its conformational dynamics, the plug was labeled site-specifically with an environment-sensitive fluorophore. In the presence of a stable preprotein translocation intermediate, the SecY plug showed an enhanced solvent exposure consistent with a displacement from the hydrophobic central pore region. In contrast, binding and insertion of a ribosome-bound nascent membrane protein did not alter the plug conformation. These data indicate different plug dynamics depending on the ligand bound state of the SecYEG channel.

    ANALISIS IMPELEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM REFORMASI BIROKRASI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA BALAI PEMASYARAKATAN (Studi Kasus Balai Pemasyarakatan Klas I Jakarta Barat)

    Get PDF
    Reformasi birokrasi salah satu cara yang tepat untuk membangun kepercayaan  rakyat. Reformasi birokrasi ialah suatu usaha perubahan pokok dalam suatu sistem yang tujuannya mengubah struktur, tingkah laku, dan keberadaan atau kebiasaan yang sudah lama. Ruang lingkup Reformasi birokrasi tidak hanya terbatas pada proses dan prosedur, namun juga terkait dengan perubahan pada tingkat struktur dan sikap serta tingkah laku. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, di mana dalam proses penelitian yang digunakan berdasarkan teori yang relevan dengan permasalahan yang diteliti untuk menemukan solusi dalam permasalahan tersebut, penelitian dilakukan dengan analisis kualitatif murni karena dalam pelaksanaannya berlandaskan pada usaha mempelajari dan melakukan indentifikasi intrinsik terhadap fenomena-fenomena yang ada.  Implementasi standar operasional prosedur  yang komprehensif di lingkungan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jakarta Barat adalah implementasi tugas dan fungsi yang diturunkan secara tertulis dan detail sehingga setiap pegawai dalam melaksanakan kewajibannya sebagai aparatur sipil negara  dapat bekerja dengan maksimal dan memberikan kontribusi yang rill bagi terciptanya kineja pegawai yang optimal dalam kerangka good governance.Kata Kunci:  Reformasi birokrasi, standar operasional prosedur, kinerja                     pegawai, Balai Pemasyarakat

    Sacral agenesis: a pilot whole exome sequencing and copy number study

    Get PDF
    Background: Caudal regression syndrome (CRS) or sacral agenesis is a rare congenital disorder characterized by a constellation of congenital caudal anomalies affecting the caudal spine and spinal cord, the hindgut, the urogenital system, and the lower limbs. CRS is a complex condition, attributed to an abnormal development of the caudal mesoderm, likely caused by the effect of interacting genetic and environmental factors. A well-known risk factor is maternal type 1 diabetes. Method: Whole exome sequencing and copy number variation (CNV) analyses were conducted on 4 Caucasian trios to identify de novo and inherited rare mutations. Results: In this pilot study, exome sequencing and copy number variation (CNV) analyses implicate a number of candidate genes, including SPTBN5, MORN1, ZNF330, CLTCL1 and PDZD2. De novo mutations were found in SPTBN5, MORN1 and ZNF330 and inherited predicted damaging mutations in PDZD2 (homozygous) and CLTCL1 (compound heterozygous). Importantly, predicted damaging mutations in PTEN (heterozygous), in its direct regulator GLTSCR2 (compound heterozygous) and in VANGL1 (heterozygous) were identified. These genes had previously been linked with the CRS phenotype. Two CNV deletions, one de novo (chr3q13.13) and one homozygous (chr8p23.2), were detected in one of our CRS patients. These deletions overlapped with CNVs previously reported in patients with similar phenotype. Conclusion: Despite the genetic diversity and the complexity of the phenotype, this pilot study identified genetic features common across CRS patients

    ANALISIS PENGELOLAAN BENDA SITAAN DAN BARANG RAMPASAN NEGARA DI DALAMRUMAH PENYIMPANAN BENDA SITAAN DAN BARANG RAMPASAN NEGARA (RUPBASAN)

    Get PDF
    Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara (Rupbasan)  adalah sebuah institusi negara yang berada di bawah Kementerian Hukum dan hak Asasi Manusia yang melakukan proses pemeliharaan, perawatan dan pengamanan terhadap semua benda sitaan dan barang rampasan  dengan tujuan untuk menjaga dan memastikan kualitas dan mutu  dari benda sitaan dan barang rampasan  tersebut tidak berkurang. Manajemen atau pengelolaan terhadap benda sitaan dan barang rampasan negara yang berada di dalam  Rupbasan sangat ditentukan oleh adanya sumber daya manusia yang memadai, baik dari segi kuantitas terlebih lagi kualitas, adanya sarana dan prasarana yang cukup sesuai dengan kebutuhan dasar Rupbasan, dan adanya anggaran yang cukup untuk mendukung semua kegiatan dalam proses pemeliharan sampai kepada pengeluaran basan dan baran tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa keberadaan Rupbasan di Indonesia sangat minim, yang seharusnya berada di di seluruh kabupaten/kota yang jumlahnya kurang lebih 500 kabupaten/kota, namun pada kenyataannya Rupbasan  yang ada hanya berjumlah 63 Rupbasan di seluruh Indonesia. Dari  63 Rupbasan ini hanya 27 unit yang status lahannya adalah milik sendiri. Termasuk tidak ada satupun Rupbasan yang memiliki gudang yang lengkap untuk menyimpan semua jenis benda sitaan dan barang rampasan.Kata Kunci : pengelolaan, benda sitaan, barang rampasan, rupbasa

    For the Love of Lighthouses

    Get PDF
    This is an article written by Sara Anne Hook and Peter Manting in History News published by American Association for State and Local History. This article is reproduced here with permission of the American Association for State and Local History, All Rights Reserved

    PERAN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MEMBENTUK KESIAPAN BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI DI SMK SASMITA JAYA PAMULANG

    Get PDF
    Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara menyeluruh, sebagai manusia yang memiliki karakter, pemahaman, dan keterampilan sebagai seorang wirausaha. Saat ini, kewirausahaan sedang dibahas dalam berbagai forum, karena dianggap sebagai penggerak ekonomi. Badan Pusat Statistik pada tahun 2016 menyatakan jumlah wirausaha di Indonesia hanya sekitar 3,1%, dan angka ini telah meningkat dari sebelumnya 1,66% menjadi total 255 juta orang. Angka ini masih tertinggal dibandingkan negara tetangga, seperti Singapura, yang mencapai sekitar 6% dari total populasi. Kurangnya jumlah wirausaha di Indonesia disadari oleh pemerintah, dan upaya sedang dilakukan untuk meningkatkan jumlah wirausaha, salah satunya adalah dengan selalu memotivasi orang-orang untuk menjadi wirausaha dan hal ini telah diwujudkan dalam penerapan pendidikan kewirausahaan di setiap tingkat pendidikan, contohnya tingkat Sekolah Menengah Kejuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui niat dan tekad menjadi wirausaha dari siswa Sekolah Menengah Kejuruan Sasmita Jaya setelah mendapatkan pengetahuan melalui pendidikan kewirausahaan, selain itu juga untuk mengetahui dampak signifikan dari proses pembelajaran kewirausahaan. Beberapa langkah sebelum memulai penelitian adalah mendefinisikan tujuan untuk menentukan apa yang akan dicapai. Jika hal ini tidak dilakukan, maka akan ada hambatan dalam proses selanjutnya. Kemudian membuat desain penelitian, karena ada begitu banyak desain penelitian, maka perlu mencari desain yang sesuai dengan topik penelitian, lalu membuat pengambilan sampel diikuti dengan pengumpulan dan analisis data, dan diakhiri dengan kesimpulan dan pelaporan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Seperti yang diketahui bahwa penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik, tetapi untuk mengungkapkan gejala secara holistik secara kontekstual melalui pengumpulan data dengan memanfaatkan peneliti sebagai instrumen kunci. Penelitian ini akan menghasilkan luaran berupa jurnal penelitian yang pada dasarnya membentuk kesiapan berwirausaha bagi para siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Sasmita Jaya, sehingga para siswa tertarik untuk mempersiapkan diri dalam berwirausaha dengan berbagai cara, mulai dari kegiatan pembelajaran kewirausahaan hingga menjalankan beberapa praktik kegiatan wirausaha
    corecore