1,670 research outputs found
PERANCANGAN APLIKASI RENTAL MOBIL PADA CV KARYA BERSAMA PALEMBANG
Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah untuk merancang Aplikasi Rental Mobil pada CV Karya Bersama
Palembang, dimana pengelolahan data pada CV Karya Bersama masih secara manual.
Metodologi yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah metodologi Iterasi meliputi empat
tahapan yaitu tahapan perencanaan terdiri dari observasi, wawancara, studi pustaka. Tahapan analisis yang terdiri
dari DFD, spesifikasi proses, analisis proses, analisis keluaran, analisis masukan, analisis data dan analisis
kebutuhan. Tahapan perancangan data flow diagram (DFD), Entity relationship digram (ERD) dan bagan alir
(flowchart) dan tahapan implementasi.
Kesimpulan yang dapat ditarik oleh penulis yaitu dengan adanya Aplikasi Rental Mobil ini, maka proses
penyewaan mobil dan pengembalian mobil dapat di lakukan dengan bai
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MODIFIED PRODUCTION BASED TRAINING DENGAN BANTUAN MODUL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TPHP DI SMK PPN TANJUNGSARI PADA KOMPETENSI DASAR PENGOLAHAN DENGAN UDARA PANAS
Penelitian ini berawal dari belum adanya pembagian kerja yang jelas untuk pembelajaran praktikum pada mata pelajaran Teknologi Pengolahan Hasil Tanaman Pangan dan Hortikultura, sehingga siswa menjadi kurang terarah dan hasil belajar menjadi kurang optimal. Selain itu, media pembelajaran yang kurang juga melatarbelakangi penelitian ini. Oleh karena itu, diterapkan model pembelajaran Modified Production Based Training yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Berbasis Produksi Termodifikasi (Modified Production Based Training) dengan bantuan modul pada kompetensi dasar pengolahan dengan udara panas kelas XI TPHP SMK PPN Tanjungsari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama 3 siklus. Hasil belajar siswa diukur menggunakan tes objektif (pre-test dan post-test), lembar penilaian psikomotorik, lembar penilaian sikap (observer, self assessment dan peer assessment) dan lembar observasi proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Modified Production Based Training dengan bantuan modul terlaksana dengan baik dan terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Hal tersebut ditunjukkan oleh : (1) keterlaksanaan proses pembelajaran mencapai 100 % pada setiap siklus, (2) pada ranah kognitif ketercapaian hasil belajar di atas KKM sebesar 47 % pada siklus I, 70 % pada siklus II dan 100 % pada siklus III. Peningkatan hasil belajar juga dapat dilihat dari nilai gain. Pada siklus I didapatkan nilai N-gain sebesar 0,42, siklus II sebesar 0,58 serta pada siklus III adalah sebesar 0,74, (3) rata-rata nilai afektif pada indikator disiplin, kepedulian, responsif dan proaktif mengalami peningkatan pada tiap siklunya, (4) rata-rata nilai psikomotorik siswa termasuk ke dalam kategori”baik sekali”.;---This research begins from the absence of a clear division of work for learning practicum on subjects of Technology Processing food Crops and Horticulture. So, that’s students become less focussed and learning outcomes become less optimal. In addition, other background of this researh is less learning media. The aims of this research is the implementation of learning process and student learning outcomes through the application of Modified Production Based Training model with the help of module on base competence of processing with hot air in class XI TPHP SMK PPN Tanjungsari. This research used Classroom Action Research Method which had done in three cycles. The student learning outcomes are measured using objective tests (pre-test and post-test), psychomotor assessment sheets, attitude assessment (observer, self assessment and peer assessment) and process observation sheets. The results showed that the application of Modified Production Based Training model with the help of the module was done well and there was an increase of student learning outcomes. This is shown by : (1) the learning process reaches 100% in every cycle, (2) in the cognitive aspects of learning achievement above minimum completeness criteria (KKM) of 47% in cycle I, 70% in cycle II and 100% in cycle III. Increased learning results can also be seen from the value of gain. In the first cycle, the value of N-gain is 0.42, cycle II is 0.58 and in cycle III is 0.74, (3) the affective mean on the indicator of discipline, awareness, responsiveness and proactivity has increased (4) the average psychomotor value of students belongs to the "very good" category
TANGGUNG JAWAB HUKUM ATAS PELAKSANAAN PINJAM MEMINJAM UANG DI PERUM PEGADAIAN CABANG KARTASURA
Tujuan penyusunan skripsi yang berjudul “Tanggung Jawab Hukum Atas Pelaksanaan Pinjam Meminjam Uang di Perum Pegadaian cabang Kartasura” adalah untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian pinjam meminjam uang di perum pegadaian cabang Kartasura,mengetahui hak dan kewajiban bagi para pihak dan untuk mengetahui tanggung jawab hukum apabila salah satu pihak melanggar perjanjian pinjam meminjam uang di perum pegadaian cabang Kartasura.
Perum pegadaian merupakan lembaga perkreditan yang dikelola oleh pemerintah yang kegiatan utamanya melaksanakan penyaluran uang pinjaman atas dasar hukum gadai yang dilakukan dengan cara yang mudah,cepat,aman dan hemat.Hal tersebut sesuai dengan motto yang digunakan pegadaian yaitu”Mengatasi Masalah Tanpa Masalah”.
Di dalam pelaksanaan perjanjian gadai terdiri dari dua pihak yaitu debitur (pemberi gadai) dan kreditur (penerima gadai).Namun dalam setiap pelaksanaan perjanjian tidak semua nasabah melunasi hutang tepat pada waktunya,sehingga pada tanggal jatuh tempo tiba hutangnya belum juga dilunasi,maka sebagai tanggung jawab hukumnya barang jaminan milik nasabah akan dilelang.
Apabila terjadi perselisihan dikemudian hari akan diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat dan apabila tidak tercapai kesepakatan maka pihak yang merasa dirugikan dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri setempat
Pengelolaan Pembelajaran Matematika dengan Menerapkan Model Simulasi
The purpose of this research to know the student result towards the management of mathematics learning with the application of simulation models. The method used in this research was classroom action research. The classroom action research directed to problems solving or to repairs the learning of process. The conclusion of the research was conducted encouraging for the group students of high, medium, and most of groups the less of the student ability to problems solve of mathematics test. Likewise the students interest towards the learning of mathematics shown by their efforts to complete the problem solving of mathematics story
RESPON MASYARAKAT PEMILIK LAHAN TERHADAP UPAYA REKLAMASI LAHAN BEKAS PENAMBANGAN PASIR BESI DI DESA MANDALAJAYA KECAMATAN CIKALONG
Pertambangan pasir besi telah menimbulkan kerusakan pada lahan pertanian seluas 89.366 m2. Menurut peraturan pemerintah no 78 tahun 2010, lahan bekas pertambangan harus direklamasi dalam tenggang waktu 30 hari (satu bulan) kalender setelah tidak adanya kegiatan usaha pada lahan terganggu. Tujuan penelitian ini yaitu 1) menganalisis pengaruh pengetahuan terhadap upaya reklamasi lahan, 2) menganalisis pengaruh sikap terhadap upaya reklamasi lahan, 3) menganalisis bentuk reklamasi lahan bekas penambangan pasir besi di Desa Mandalajaya Kecamatan Cikalong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat pemilik lahan bekas penambangan pasir besi sebanyak 75 orang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel jenuh, artinya penelitian ini ditujukan kepada seluruh pemilik lahan bekas penambangan pasir besi di Desa Mandalajaya. Variabel penelitian terdiri dari variable bebas yang meliputi pengetahuan, sikap, perilaku pemilik lahan dan variabel terikatnya yaitu upaya reklamasi lahan.Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan masyarakat mempengaruhi upaya reklamasi lahan sebesar 0,105 atau 10,5% dan sikap hanya mempengaruhi 0,003 atau 0,3%. Bentuk reklamasi yang dilakukan masyarakat Desa Mandalajaya meliputi penutupan lubang galian, revegetasi, dan menggunakan lahan untuk peruntukan lain. Penutupan lubang galian sudah dilakukan 44%, revegetasi 29,33%, dan menggunakan lahan untuk peruntukan lain hanya dilakukan oleh 4% dari masyarakat pemilik lahan. Dengan demikian, respon masyarakat terhadap upaya reklamasi lahan di Desa Mandalajaya termasuk dalam kategori sangat rendah.
Iron sand mining has caused damage to the agricultural area of 89 366 m2. According to the government regulation No. 78 of 2010, mined land must be reclaimed with in a period of 30 days (one month) after the calendar is not any business activities on disturbed land. The purpose of this study is 1) to analyz ethe influence of knowledge on land reclamation efforts, 2) analyze the influence of attitudes toward land reclamation efforts, 3) analyze the form of land reclamation of mined iron in the Village District of Cikalong Mandalajaya. The method used in this research is descriptive method. The population of this research is the land owners of mined iron oreby 75 people. The sample used in this study is the samples at urated, meaning that this study is aimed to all owners of land after mining iron sands in the village Mandalajaya. Variable sconsisted of independent variables which include knowledge, attitude, behavior land owner sand the dependent variable is land reclamation efforts. Analysis of research data using multiple linear regression analysis. The results showed that the knowledge society affect land reclamation efforts by 0,003 or 0,3% and attitude affects only 0,105 or 10,5% Form of reclamation villagers Mandalajaya include pitclo sure, revegetation, and use the land for other uses. Pitclo sures already done 44%, 29.33% revegetation, and use the land for other uses only doneby 4% of the land owners. Thus, the public response to land reclamation efforts in the Village Mandalajaya included in the low category
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN OWABI HYOUGEN SUMIMASEN DARI SEGI MAKNA DAN PENGGUNAAN : Studi Deskriptif Terhadap Mahasiswa Tingkat II Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang UPI Tahun Ajaran 2013/2014
Penelitian ini berjudul “Tingkat Pemahaman Owabi Hyougen Sumimasen dari Segi Makna dan Penggunaan” Dalam bahasa Jepang, terdapat beberapa ungkapan permintaan maaf (owabi hyougen) yang sering digunakan oleh penutur asli bahasa Jepang, salah satunya adalah sumimasen. Ungkapan sumimasen ini tidak hanya berfungsi sebagai ungkapan permintaan maaf saja, melainkan terdapat beberapa fungsi yang lain, yaitu sebagai ungkapan terima kasih, ungkapan permohonan, sebagai sapaan/panggilan, dan ungkapan penolakan. Karena sumimasen digunakan dalam berbagai situasi tutur, maka makna dari sumimasen itu pun akan berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa terhadap makna dan penggunaan owabi hyougen sumimasen. Selain itu, untuk mengetahui apakah mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami makna dan penggunaan sumimasen atau tidak. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik one shoot model dengan jumlah sampel 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes dan non tes. Tes berupa tes objektif dan tes subjektif dan non tes dengan menggunakan angket. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa tingkat pemahaman mahasiswa dalam memahami makna dan penggunaan owabi hyougen sumimasen secara keseluruhan adalah dengan persentase 71,4% sehingga dapat dikatakan cukup. Perolehan angka tersebut terdiri dari 72,9% pemahaman terhadap makna sumimasen dan 70% kemampuan terhadap penggunaan sumimasen. Kemudian berdasarkan hasil angket diketahui bahwa sebagian besar responden (80%) kadang-kadang mengalami kesulitan dalam memahami makna dan penggunaan sumimasen karena kurangnya intensitas responden dalam menggunakan ungkapan sumimasen di luar fungsinya sebagai ungkapan permintaan maaf
PENGGUNAAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN CIPTAHARJA PADA SUBTEMA KEKAYAAN SUMBER ENERGI DI INDONESIA (Penelitian Tindakan Kelas di Kelas IV SDN Ciptaharja Kabupaten Bandung Barat)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh aktivitas guru dalam mengajar yang masih
menggunakan model konvensional dimana pembelajaran berpusat pada guru (teacher
center) sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini
untuk menumbuhkan sikap percaya diri, peduli, dan tanggung jawab siswa serta hasil
belajar siswa baik pada aspek pengetahuan maupun keterampilan pada pembelajaran
tematik tema Kayanya Negeriku subtema Kekayaan Sumber Energi di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kelas yang terdiri dari tiga siklus.
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Ciptaharja, sebanyak 22 orang
yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 10 siswi perempuan. Hasil penelitian pada
siklus I pada aspek sikap yaitu sikap percaya diri, peduli, dan tanggung jawab
cenderung berada pada kategori mulai terlihat (MT). Pada siklus II kecenderungan
sikap siswa meningkat pada kategori mulai berkembang (MB. Pada siklus III
kecenderungan sikap siswa meningkat pada kategori membudaya (M) dari jumlah
keseluruhan siswa. Hasil belajar pada aspek pengetahuan pada siklus I jumlah siswa
yang tuntas mencapai KKM sebanyak 12 orang atau sebesar 55% dan siswa yang
belum tuntas mencapai KKM sebanyak 10 orang siswa atau sebesar 45%. Pada siklus
II jumlah siswa yang tuntas mencapai KKM sebanyak 16 orang atau sebesar 73% dan
siswa yang belum tuntas mencapai KKM sebanyak 6 orang siswa atau sebesar 27%.
Pada siklus III jumlah siswa yang tuntas mencapai KKM sebanyak 21 orang atau
sebesar 95% dan siswa yang belum tuntas mencapai KKM sebanyak 1 orang siswa
atau sebesar 5%. Pada aspek keterampilan pada siklus I keterampilan siswa
cenderung berada pada kategori cukup (C). Pada siklus II keterampilan siswa
cenderung berada pada kategori baik (B), Pada siklus III keterampilan siswa
cenderung berada pada kategori sangat baik (A). Kesimpulan dalam penelitian ini
adalah penggunaan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar
siswa pada pembelajaran tematik tema Kayanya Negeriku subtema Kekayaan Sumber
Energi di Indonesia.
Kata Kunci : Model Discovery Learning, Hasil Belajar
- …
