315 research outputs found

    Indian Idols Drinking Milk: Understanding the Phenomenon and Its Implications for Social Reform

    Get PDF
    The mass media have occasionally been reporting miracles such as stone idols sipping milk or bleeding in India The author argues for viewing such irrational happenings as the examples of the social psychological phenomenon of conformity to the group norms i e informal unwritten prescriptions of what the group might think to be right and desirable By identifying people as likely 1 sources of accurate information and 2 standards of desirable behaviors in a given situation it is proposed that a shift from conformity to the norms to compliance to the laws might be helpful in building a New Indi

    Psychological Foundations of the Cleanliness Initiative in Ahmedabad City of India

    Get PDF
    Spitting on the roads of and littering around a city in India have been of concern to national leaders and civil servants since the pre-independence years It was unsurprising therefore that the Prime Minister Narendra Modi launched the Swachh Bharat Abhiyan SBA as a nation-wide cleanliness campaign on October 2 2014 at Rajghat New Delhi The cleanliness initiative by the Ahmedabad Municipal Commissioner i dissuades spitting on the roads and littering around the city ii collects fines from those whose photos are captured by CCTV cameras and iii invites active participation of all residents of Ahmedabad in the cleanliness drive The authors present psychological foundations of this initiative arguing that all residents ought to hold the offender and anyone else associated with such an offense as accountable Further they raise four new issues with the current cleanliness drive and offer suggestions for how to resolve the

    PENGARUH SELF REGULATED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 3 JAKARTA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi pendahuluan dengan melakukan pengamatan secara langsung dan wawancara dengan pendidik dan peserta didik SMA Muhammadiyah 3 Jakarta oleh peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh faktor internal dalam diri peserta didik (self regulated learning) yang diiringi penggunan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar fisika peserta didik di SMA Muhammadiyah 3 Jakarta. Metode penelitian One Group Pretest-Postest Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah Non-probability sampling dengan metode quota sampling. Pada pengujian validitas 34 butir kuisioner self regulated learning (SRL) sebanyak 31 butir valid dan 3 butir drop. Pada pengujian reabilitas dengan kategori reabilitas sangat tinggi. Pada pengujian validitas soal tes hasil belajar fisika menggunakan 33 soal pilihan ganda dengan 25 soal valid dan 8 soal drop. Pada saat uji reabilitas menggunakan microfost excel = 0,443, maka dapat dilihat dari hasil uji reabilitas tersebut dapat disimpulkan bahwa instrument tersebut reliable. Dari perhitungan uji kesukaran yang dilakukan 21 soal masuk ke dalam kategori mudah, 4 soal masuk kategori sedang, dan 0 soal masuk kategori sukar. Pada uji daya pembeda soal 5 soal masuk kategori kurang, 15 soal masuk dalam kategori cukup baik, 5 soal masuk dalam kategori baik. Setelah itu dilakukannya pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik dari sebelumnya dan sesudah diberi perlakuan. Selanjutnya pada uji normalitas diperoleh signifikansi hitung 1,00 (tidak normal) pada kuisioner SRL, 0,143 (normal) pada pretest dan 0,1082 (normal) pada posttest. Uji homogenitas dapat disimpulkan data bersifat homogen karena = 3.76 < = 35.172 dengan taraf signifikansi 0.05. Pada uji hipotesis menggunakan uji gain, dapat dilihat adanya peningkatan yang signifikan dari penelitian ini. Maka dari ini bahwa diterima dan ditolak

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH TERHADAP BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh hasil belajar fisika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Jakarta pada semester 1 tahun ajaran 2019-2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh.Pada uji validitas dengan menggunakan Kolerasi Product Moment, sebanyak 25 soal uraian dengan 21 soal valid dan 4 soal drop. Sedangkan uji realibilitas menggunakan rumus KR-21 memperoleh rhitung = 0,567 > rtabel 0,3961, maka data tersebut memiliki instrument yang reliabel.Selanjutnya data analisis uji persyaratan yaitu uji normalitas dengan menggunakan uji Liliefors Galat Taksiran diperoleh L0 0,141 < Lt 0,173, maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Sedangkan uji homogenitas dengan menggunakan dua varian atau uji fisher diperoleh pre-tes kelas kontrol dan eksperimen Fhitung < Ftabel (1,23 < 1,98), sedangkan post test kelas kontrol dan eksperimen Fhitung < Ftabel (1,07 < 1,98), maka dapat disimpulkan bahwa uji homogenitas tersebut memiliki data varians kelompok berdistribusi homogen.Pada uji hipotesis digunakan uji-t diperoleh pre test kelas kontrol dan eksperimen thitung < ttabel(0,02 < 2,065) hipotesis nol (H0) diterima. sedangkan post test kelas kontrol dan eksperimen thitung > ttabel (4,62 >1,67) pada α = 0,05 hipotesis nol (Ha) diterima yang menyatakan bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada hasil belajar yang mengacu pada berpikir kreatif siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Jakarta

    Efektivitas Metode dan Media Pembelajaran dalam Pembelajaran IPA di Kelas IV Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana metode serta media dalam pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik efektif dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di jenjang sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan guru IPA yang mengajar di kelas IV. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan media pembelajaran yang bervariasi, seperti praktik langsung, peta konsep, dan eksperimen, dapat meningkatkan keaktifan dan minat siswa dalam belajar. Meskipun penggunaan teknologi, seperti aplikasi berbasis game, masih terbatas oleh fasilitas yang ada, media sederhana yang mudah diakses tetap memberikan dampak positif. Pendidik yang memanfaatkan media konkret berhasil membangun lingkungan belajar yang lebih menarik dan interaktif, yang berdampak pada peningkatan pemahaman terkait dengan materi IPA. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan media yang sesuai dan beragam memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar

    Optimization of influential parameters for extracellular keratinase production of Bacillus subtilis (MTCC9102) in solid state fermentation using horn meal - a biowaste management

    Get PDF
    A Bacillus subtilis (MTCC9102) isolate was shown to produce significant amount of keratinase under optimized conditions in solid-state fermentation using Horn meal as a substrate. Optimized value for moisture, inoculum, and aeration were found to be 100% (v/w), 50% (v/w), and 150% (w/w), respectively, and the optimum nitrogen source was peptone and carbon source was dextrose. Maximum keratinolytic activity was observed at 48 h after incubation, and the optimum age (24 h) of inoculum was significant. The influence of cultivation temperature and initial pH of the medium on keratinase production revealed the optimum values for the temperature and pH as 37&#176;C and 7, respectively. Maximum keratinase activity of the crude extract was 15,972 U/mg/ml. These results indicate that this bacterial strain shows a high biotechnological potential for keratinase production in solid-state fermentation, and use of the horn meal as the substrate can be implemented for keratinous solid wastes management

    PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS (KPS) SISWA DALAM PELAJARAN FISIKA SMA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan secara empiris bahwa terdapat pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) terhadap Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa dalam pelajaran fisika. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 41 Jakarta pada kelas XI IPA Semester genap tahun pelajaran 2013/2014 dengan Bab Fluida Statis. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan desain penelitian One Group Pretest Posttest Design. Dan dalam teknik pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik Purpossive Sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu 38 siswa yang terdiri dari kelas eksperimen. Sebelum data digunakan pada kelas Eksperimen, data diuji coba di SMA Negeri 64 Jakarta. Setelah itu data digunakan pada kelas Eksperimen dan data yang didapatkan dianalisis terlebih dahulu dengan uji prasyarat analisis melalui uji normalitas menggunakan Uji Lilliefors Galat Taksiran sehingga didapatkan nilai Lhitung = 0,120 < Ltabel = 0,144, maka kelas eksperimen dinyatakan berdistribusi normal. Untuk uji homogenitas menggunakan Uji Bartlett didapatkan nilai x2 hitung = 3,30 < x2 tabel = 28,9, maka kelas eksperimen dinyatakan homogen. Dan dalam pengujian hipotesis menggunakan Uji-t didapatkan nilai thitung = 3,052 > ttabel = 1,697. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) terhadap Keterampilan Proses Sains (KPS) siswa dalam pelajaran fisika
    corecore