2,452 research outputs found
IDENTIFIKASI KOMPETENSI HARD SKILL DAN SOFT SKILL MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BOGA DALAM PRAKTEK INDUSTRI BIDANG PRODUKSI DAN PELAYANAN RESTORAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) kompetensi hard skill yang dikuasai oleh mahasiswa Pendidikan Teknik Boga dalam praktek industri bidang produksi restoran, 2) kompetensi soft skill yang dikuasai oleh mahasiswa Pendidikan Teknik Boga dalam praktek industri bidang produksi restoran, 3) kompetensi hard skill yang dikuasai oleh mahasiswa Pendidikan Teknik Boga dalam praktek industri bidang pelayanan restoran, 4) kompetensi soft skill yang dikuasai oleh mahasiswa Pendidikan Teknik Boga dalam praktek industri bidang pelayanan restoran, 5) kompetensi yang dikuasai oleh mahasiswa Pendidikan Teknik Boga setelah melaksanakan praktek industri.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di restoran non formal yaitu: Gudeg Bu Tjitro, Prambanan Garden Resto, Pesta Perak Restoran, Restoran Taman Pring Sewu dan Sogan Village Restoran. Validitas instrumen mengunakan rumus korelasi product moment dan reliabilitas mengunakan rumus KR-20. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode angket tertutup dan angket terbuka dengan sampel 5 reponden dari bidang produksi dan 5 responden dari bidang pelayanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kompetansi hard skill bidang produksi yang dikuasai oleh mahasiswa, pada aspek pengetahuan menunjukkan kategori baik dengan prosentase 33%, cukup baik dengan prosentase 27%, kurang baik dengan prosentase 27%, dan sangat kurang baik dengan prosentase 13%. Aspek ketrampilan sebagian besar menunjukkan tingkat penguasaan kompetensi antara 40% sampai dengan 60%. 2) Kompetansi soft skill bidang produksi yang dikuasai oleh mahasiswa, pada aspek interpersonal intelligece menunjukkan kategori baik dengan prosentase 80% dan cukup baik dengan prosentase 20%. Aspek intrapersonal intelligece menunjukkan kategori baik dengan prosentase 40% kategori kurang baik dengan prosentase 60%. 3) Kompetansi hard skill bidang pelayanan yang dikuasai oleh mahasiswa, pada aspek pengetahuan menunjukkan kategori baik dengan prosentase 42%, cukup baik dengan prosentase 33% dan sangat kurang baik dengan prosentase 25%. Aspek ketrampilan sebagian besar menunjukkan tingkat penguasaan kompetensi sebesar 40%. 4) Kompetansi soft skill bidang pelayanan yang dikuasai oleh mahasiswa, pada aspek interpersonal intelligece menunjukkan kategori baik dengan prosentase 80% dan cukup baik dengan prosentase 20%. Aspek intrapersonal intelligece menunjukkan kategori baik dengan prosentase 20% dan cukup baik dengan prosentase 60% dan kurang baik dengan prosentase 20%. 5) Kompetensi mahasiswa di bidang produksi meningkat 1,25 kali sampai dengan 5 kali lipat. Kompetensi mahasiswa di bidang pelayanan meningkat sebesar 1,25 kali sampai dengan 4 kali lipat dari kompetensi yang dikuasai sebelum Praktek Industri
Overview of Relation Between Coverage of Health Services and Maternal Mortality in East Java Province in 2015
Objectives: to analyze the efforts of maternal health services that may affect maternal mortality rate.Materials and Methods: The study was conducted at the Health Office of East Java using secondary data from 38 districts/cities in East Java in 2015 that includes performance antenatal care K1 and K4, postnatal care, early detection of complications in pregnant women, natal in health workers and health facilities, management of complications by health workers and MMR. Data were analyzed with statistical method with spatial regression and illustrated with thematic maps by application ArcView statistics.Results: the highest MMR was in Bojonegoro district, Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo and Probolinggo city. Some districts/cities that have the highest maternal mortality has proximity of areas, namely the district Lumajang, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo and Probolinggo city. Their proximity concluded an association condition and the causes of MMR between districts so they can be studied more in depth about the causes of MMR kind of social, cultural and geographical characteristics. The coverage maternal health services to all districts/cities in East Java province is not much difference.Conclusion: the maternal mortality rate in the district/city of East Java province in 2015 was not much affected by maternal health services so we need more research on other causes of MMR in districts/city of East Java Province
Examination of Acid-Fast Bacilli in Sputum Using Modified Light Microscope with Homemade Light Emitting Diode Additional Attachment
Typical clinical symptoms and chest X-ray is a marker of Tuberculosis (TB) sufferers. However, the diagnosis of TB in adults should be supported by microscopic examination. Currently, Bacilli microscopic examination of acid-fast bacilli (AFB) in sputum by Ziehl-Neelsen (ZN) coloring is the most widely used. However, for reasons of convenience, especially for laboratories with a considerable amount of smear samples, and due to higher sensitivity compared with ZN staining, the World Health Organization (WHO) has recommended the use of auramine-O-staining (fluorochrome staining), which is visualized by light emitting diode (LED) fluorescence microscopy. The aim of this study was to evaluate the performance of modified light microscope with homemade LED additional attachment for examination of AFB in sputum using auramine-O-staining method. We compared the sensitivity and specificity of 2 kinds of AFB in sputum methods: ZN and fluorochrome, using culture on Lowenstein-Jensen media as the gold standard. The results showed auramine-O-staining gives more proportion of positive findings (81%) compared to the ZN method (70%). These results demonstrated that the sensitivity of auramine-O-staining was higher than ZN, however it gives more potential false positive results than ZN. The sensitivity of auramine-O-staining in detecting AFB in sputum was 100% while the specificity was 88%
Magnetocaloric properties of nanocrystalline LaCaMnO
Some recent experimental studies show the invisibility of antiferromagnetic
transition in the cases of manganites when their particle size is reduced to
nanometer scale. In complete contrast to these cases, we have observed the
signature of antiferromagnetic transition in the magnetocaloric properties of
nanocrystalline LaCaMnO of average particle size 70
and 60 nm similar to its polycrystalline bulk form. The system exhibit inverse
magnetocaloric effect in its polycrystalline and nanocrystalline form. An extra
ferromagnetic phase is stabilized at low temperature for the sample with
particle size nm.Comment: 3 Figure
PERSEPSI AUDITOR EKSTERNAL TERHADAP METODE PENDETEKSIAN PENYALAHGUNAAN ASET
This study aims to observe the perception of external auditor that red flags as an
effective tool for detecting assets misappropriation. The study also resulted the red flags rank
that are believed to be important in the detection of assets misappropriation by the external
auditors. Red flags used in this study were divided based on the assets misappropriation
scheme, namely skimming scheme, cash larceny, billing scheme, cheque tampering, payroll
scheme, expense reimbursement scheme and register disbursement scheme.
This study uses primary data obtained by distributing questionnaires research to the
external auditors. The external auditors of government, namely Badan Pemeriksa Keuangan
Republik Indonesia auditors, are the sample in this study. Selection of the samples in this study
using purposive sampling method. Data analysis techniques used in this study using descriptive
statistics and test data quality.
The results showed that the external auditors have the same perception that the red
flags can be used as an effective indicator to detect assets misappropriation. In each assets
misappropriation scheme, auditors have the same perception This research also resulted the
most important red flag on each asset misappropriation scheme. These results indicate that the
external auditor did not perceive red flag of asset misappropriation equally important
Analisis Lalu Lintas Simpang Bersinyal pada Ruas Jalan Hb. Yasin Km 5 Kota Gorontalo
Jalan HB. Yasin KM 5 yang ada di Kota Gorontalo merupakan salah satu jalan penghubung langsung lalu lintas dari luar kota ke pusat Kota Gorontalo dan merupakan jaringan jalan perkotaan. Dengan kondisi jalan yang termasuk kawasan pemukiman, rumah makan dan SPBU yang menyebabkan kemacetan lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Karena itulah perlu dilakukan Analisis penanganan arus lalu lintas pada ruas Jalan HB. Yasin KM 5 di Kota Gorontalo dengan tujuan untuk mengetahui kinerja dan faktor yang mempengaruhi kemacetan pada ruas jalan tersebut serta solusi untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas tersebut.
Penelitian ini dilakukan di Jalan HB. Yasin KM 5 Kota Gorontalo dengan panjang jalan 500 m, dan menggunakan Metode MKJI 1997. Data-data yang diambil berupa data primer dan data sekunder. Data primer didapat dengan cara observasi langsung di lokasi penelitian yaitu pengukuran geometrik jalan yang meliputi lebar kerb, lebar jalan dan survei kendaraan. Data sekunder memberikan gambaran secara umum tentang hal-hal yang berkaitan dengan objek dari penelitian. Waktu penelitian di lapangan dilakukan selama seminggu yaitu dari pukul 06.00-18.00 Wita.
Berdasarkan Hasil Penelitian Analisis Kinerja Arus Lalu Lintas, diperoleh hasil Volume lalu lintas maksimum terjadi pada hari Jumat pukul 17.00 – 18.00 wita yaitu sebesar 1452,95 smp./jam. Sedangkan kapasitas diperoleh 2244,6 smp/jam. Kecepatan arus bebas kendaraan ringan di lokasi penelitian adalah 35,6 km/jam dengan waktu tempuh 0,014 jam (0,84 menit atau 50,56 detik). Derajat kejenuhan diperoleh (DS = 0,65), maka tingkat pelayanan di ruas Jalan HB. Yasin KM 5 Kota Gorontalo masih termasuk dalam kategori C, dimana kondisi arus stabil, kecepatan lalu lintas sekitar 40 km/jam (tanpa ada hambatan), Volume lalu lintas sekitar 75% dari kapasitas (1500 smp/jam/lajur).
Keywords : Volume Lalu Lintas, Kapasitas, MKJI 199
Pengaruh Struktur Kepemilikan terhadap Kinerja Lingkungan (Studi pada Perusahaan yang Memperoleh Proper)
This study aimed to examine the effect of ownership structure on the performance of the environment. Ownership structure used in this study is managerial ownership, institutional ownership, foreign ownership and public ownership. Environmental performance assessed using PROPER issued by the Ministry of Environment. The analytical method used is the ordinal regression using SPSS. The method of selecting samples using purposive sampling in companies that are listed in Indonesia Stock Exchange and PROPER in 2010-2012. The structure of managerial ownership, institutional ownership and public ownership is measured from the percentage shareholding companies while foreign ownership is measured by a dummy variable. The results showed that foreign ownership variables significantly influence environmental performance. Variable managerial ownership, institutional ownership and public ownership does not have a significant influence on the performance of the environment
Analisis Kekuatan Tabung Gas Lpg Dengan Bahan Baja Sg295 Dan Komposit Menggunakan Metode Elemen Hingga
Semakin berkembangnya pola kehidupan masyarakat dewasa ini, maka masyarakat konsumen menuntut adanya penyediaan tabung gas LPG yang lebih aman dan terjaminnya perlindungan konsumen. Permasalahannya adalah kualitas dan kinerja tabung gas LPG 3 kg yang kurang memenuhi standar dan keselamatan bagi konsumen. Terutama disebabkan dengan beredarnya tabung gas LPG ilegal yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 1452:2007) ICS 23.020.30 Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang berakibat pada keselamatan konsumen. Dari hasil analisis tegangan yang terjadi pada tabung LPG 3 kg menggunakan material SG295 dan komposit GFRP, didapatkan tegangan von mises. Pada komposit GFRP dilakukan variasi orientasi serat yaitu: 0,0,0, (0,90,0), (0,45,0), (0,45,90), dan (0,90,45) dan didapatkan tegangan maksimum. Dalam laporan ini juga didapatkan faktor keamanan dan berat rasio komposit
- …
