87 research outputs found

    Novel thiol-ene hybrid coating for metal protection

    Get PDF
    Published: 7 April 2016A novel hybrid anticorrosion coating with dual network of inorganic (Si–O–Si) and organic bonds (C–S–C) was prepared on metal through an in situ sol-gel and thiol-ene click reaction. This novel interfacial thin film coating incorporates (3-mercaptopropyl) trimethoxysilane (MPTS) and 1,4-di(vinylimidazolium) butane bisbromide based polymerizable ionic liquid (PIL) to form a thiol-ene based photo-polymerized film, which on subsequent sol-gel reaction forms a thin hybrid interfacial layer on metal surface. On top of this PIL hybrid film, a self-assembled nanophase particle (SNAP) coating was employed to prepare a multilayer thin film coating for better corrosion protection and barrier performance. The novel PIL hybrid film was characterised for structure and properties using Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), differential scanning calorimetry (DSC), and thermogravimetric analysis (TGA). The corrosion protection performance of the multilayer coating was examined using potentiodynamic polarization and electrochemical impedance spectroscopy (EIS). The results reveal that this novel double layer coating on metal offers excellent protection against corrosion and has remarkably improved the barrier effect of the coating.Mona Taghaviksih, Surya Subianto, Naba Kumar Dutta and Namita Roy Choudhur

    Polymeric ionic liquid nanoparticle emulsions as a corrosion inhibitor in anticorrosion coatings

    Get PDF
    In this contribution, we report the facile preparation of cross-linked polymerizable ionic liquid (PIL)-based nanoparticles via thiol–ene photopolymerization in a miniemulsion. The synthesized PIL nanoparticles with a diameter of about 200 nm were fully characterized with regard to their chemical structures, morphologies, and properties using different techniques, such as Fourier transform infrared spectroscopy, thermogravimetric analysis, scanning electron microscopy, and transmission electron microscopy. To gain an in-depth understanding of the physical and morphological structures of the PIL nanoparticles in an emulsion, small-angle neutron scattering and ultra-small-angle neutron scattering were used. Neutron scattering studies revealed valuable information regarding the formation of cylindrical ionic micelles in the spherical nanoparticles, which is a unique property of this system. Furthermore, the PIL nanoparticle emulsion was utilized as an inhibitor in a self-assembled nanophase particle (SNAP) coating. The corrosion protection ability of the resultant coating was examined using potentiodynamic polarization and electrochemical impedance spectroscopy. The results show that the PIL nanoparticle emulsion in the SNAP coating acts as an inhibitor of corrosion and is promising for fabricating advanced coatings with improved barrier function and corrosion protection.Mona Taghavikish, Surya Subianto, Naba Kumar Dutta, Liliana de Campo, Jitendra P. Mata, Christine Rehm, and Namita Roy Choudhur

    Review of Studies of Naturally Acquired Immunity to Malaria in Irian Jaya

    Full text link
    Penelitian mengenai kekebalan alamiah terhadap parasit malaria telah dilaksanakan sejak tahun 1987 pada penduduk di daerah Arso, Irian Jaya bagian Utara, sebelah Selatan kota Jayapura. Penelitian tersebut telah menghasilkan informasi yang bermanfaat, baik untuk ilmuwan maupun untuk petugas kesehatan masyarakat. Kekebalan yang diperoleh terhadap parasitemia aseksual berkembang dengan cepat pada transmigran dari Jawa yang dewasa, tapi jauh lebih lambat pada anak-anak. Namun gametositemia falsiparum yang lebih tinggi ditemukan pada transmigran semua umur bila dibandingkan dengan penduduk asli dan hal ini meningkatkan kemungkinan penularan malaria. Selain itu kekebalan yang diperoleh juga akan meningkatkan efektivitas dari obat-obat standar untuk pengobatan dan pencegahan malaria vivax dan falsiparum. Setelah beberapa tahun kekebalan transmigran mendekati kekebalan yang dimiliki penduduk asli. Umur merupakan faktor yang penting untuk menentukan efektivitas vaksin malaria dan hal ini menjadi suatu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam strategi pengembangan vaksin. Tingginya gametositemia pada transmigran perlu mendapat perhatian dan pengobatan gametositosidal (mis. dengan primaquine) perlu dipertimbangkan. Dari sudut kesehatan masyarakat, penelitian ini menunjukkan perlunya pemberantasan malaria untuk transmigran dimulai sejak awal kedatangan mereka

    Clinical Laboratory Parameters Among Adult Males During a Primaquine Chemoprophylaxis Trial in Irian Jaya, Indonesia

    Full text link
    Primakuin yang digunakan sebagai profilaksis malaria terbukti efektif dan diterima dengan baik oleh tubuh manusia yang normal terhadap aktivitas enzim 6 glukosa-6 fosfat dehidrogenase (G-6PD). Pemeriksaan laboratoris klinik adalah bagian dari uji coba secara acak dengan kontrol plasebo dalam rangka mengevaluasi penggunaan primakuin sebagai profilaksis pada penduduk transmigran yang tidak kebal di Irian Jaya. Penelitian ini dilakukan terhadap 129 pria Jawa dewasa yang normal G-6PDnya. Pemeriksaan hematologi, fungsi hati dan ginjal, dan pemeriksaan limfosit dilakukan berulang kali selama waktu penelitian profilaksis dilakukan untuk menjamin keamanan dari sukarelawan tersebut dan mengawasi Perubahan yang mungkin terjadi akibat obat profilaksis. Seperti yang diperkirakan, pengguna primakuin tidak menunjukkan gejala peningkatan methemoglobin yang kembali dalam batas normal setelah 7 hari pemberian dosis terakhir. Pada akhir penelitian (12 bulan profilaksis) nilai hematologi, fungsi hati dan ginjal, dan nilai limfosit dari kelompok primakuin sebanding dengan kelompok plasebo, dan berada dalam batas nilai normal untuk orang Indonesia.Hasil penelitian ini memberikan masukan adanya keluhan fisik yang sedikit dari sukarelawan pengguna profilaksis primakuin. Untuk membuktikan hasil penelitian ini dan mempersiapkan penggunaan secara umum primakuin untuk profilaksis malaria, perlu dilakukan uji coba lebih lanjut keamanan primakuin. Di Indonesia, primakuin tidak digunakan sebagai profilaksis dan laporan hasil penelitian ini hendaknya tidak ditafsirkan sebagai laporan keamanan dari primakuin

    Composite electrolyte membranes from partially fluorinated polymer and hyperbranched, sulfonated polysulfone

    Get PDF
    Macromolecular modification of poly(vinylidene fluoride-co-hexafluoropropylene) (PVDF) was done with various proportions of sulfonic acid terminated, hyperbranched polysulfone (HPSU) with a view to prepare ion conducting membranes. The PVDF-co-HFP was first chemically modified by dehydrofluorination and chlorosulfonation in order to make the membrane more hydrophilic as well as to introduce unsaturation, which would allow crosslinking of the PVDF-co-HFP matrix to improve the stability of the membrane. The modified samples were characterized for ion exchange capacity, morphology, and performance. The HPSU modified S-PVDF membrane shows good stability and ionic conductivity of 5.1 mS cm⁻¹ at 80 °C and 100% RH for blends containing 20% HPSU, which is higher than the literature values for equivalent blend membranes using Nafion. SEM analysis of the blend membranes containing 15% or more HPSU shows the presence of spherical domains with a size range of 300–800 nm within the membranes, which are believed to be the HPSU-rich area.Surya Subianto, Namita Roy Choudhury and Naba Dutt

    Peranan Akomodasi Wisata dalam Pementasan Tugas Akhir Seni Tari di SMK Negeri 12 Surabaya

    Full text link
    Akomodasi wisata merupakan hal penting dalam memenuhi kebutuhan wisatawan yang sedang berwisata. Kegiatan pariwisata yang didasari kegiatan bisnis disebut dengan akomodasi komersil. Akomodasi komersil di bidang pariwisata bertujuan mencari keuntungan dengan menawarkan barang maupun jasa kepada wisatawan untuk mendapatkan keuntungan. SMK Negeri 12 Surabaya yang merupakan satu-satunya sekolah seni di Jawa Timur sering kali mengadakan pementasan Tugas Akhir dan selalu melibatkan peran Akomodasi wisata. Tujuan penelitian ini adalah seberapa pentingnya pernanan akomodasi wisata dalam menyelenggarakan acara pementasan tugas akhir seni SMK Negeri 12 Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang sifatnya deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan pengertian akomodasi wisata merupakan hal penting dalam memenuhi kebutuhan wisatawan yang sedang berwisata. Para wisatawan cenderung membutuhkan akomodasi yang memiliki beragam varian harga maupun macamnyaKegiatan pariwisata yang didasari kegiatan bisnis disebut dengan akomodasi komersil. Akomodasi komersil di bidang pariwisata bertujuan mencari keuntungan dengan menawarkan barang maupun jasa kepada wisatawan untuk mendapatkan keuntungan (profit)

    Electrospun nanofibers for filtration applications

    Full text link
    corecore