5 research outputs found
Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM pada Kedai Pondok Nyempod di Ibun
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Kedai Pondok Nyempod di Ibun serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pencatatan keuangan pada Kedai Pondok Nyempod masih sangat sederhana dan belum sepenuhnya menerapkan SAK EMKM. Pencatatan hanya dilakukan untuk transaksi kas masuk dan keluar tanpa pengelompokan berdasarkan akun-akun akuntansi yang sesuai standar. Kendala utama dalam penerapan SAK EMKM meliputi keterbatasan pengetahuan akuntansi, kurangnya pemahaman terhadap manfaat laporan keuangan, tidak adanya sistem pencatatan yang terstruktur, serta keterbatasan waktu dan sumber daya. Analisis laporan keuangan menunjukkan bahwa Kedai Pondok Nyempod memiliki kondisi keuangan yang cukup baik dengan laba bersih yang signifikan dan struktur modal yang kuat. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peningkatan pengetahuan akuntansi, pengembangan sistem pencatatan yang terstruktur, serta penyusunan laporan keuangan secara rutin sesuai dengan SAK EMKM untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan usaha yang berkelanjutan
Analisis Pengaruh Green Accounting dan Biaya Lingkungan terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Green Accounting dan biaya lingkungan terhadap profitabilitas. Green Accounting atau akuntansi lingkungan (Environtmental Accounting) merupakan suatu proses pengakuan, pengukuran nilai, pencatatan, peringkasan, pelaporan, dan pengungkapan secara terintegritasi terhadap objek, transaksi atau peristiwa keuangan, sosial, dan lingkungan yang utuh, terpadu, dan relevan yang bermanfaat bagi para pemakai dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan ekonomi dan non ekonomi (Lako, 2018)Biaya lingkungan adalah biaya-biaya yang terjadi karena kualitas lingkungan yang buruk atau kemungkinan terjadinya kualitas lingkungan terburuk (Adnyana, 2019). Variabel independen dalam penelitian ini adalah green accounting dan biaya lingkungan, variabel dependen adalah profitabilitas yang diukur dengan menggunakan rasio Return on Assets (ROA). Populasi penelitian adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh tidak siginikan terhadap profitabilitas dan biaya lingkungan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Secara bersamaan diperoleh hasil bahwa green accounting dan biaya lingkungan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas
Urban coral reefs: Degradation and resilience of hard coral assemblages in coastal cities of East and Southeast Asia
© 2018 The Author(s) Given predicted increases in urbanization in tropical and subtropical regions, understanding the processes shaping urban coral reefs may be essential for anticipating future conservation challenges. We used a case study approach to identify unifying patterns of urban coral reefs and clarify the effects of urbanization on hard coral assemblages. Data were compiled from 11 cities throughout East and Southeast Asia, with particular focus on Singapore, Jakarta, Hong Kong, and Naha (Okinawa). Our review highlights several key characteristics of urban coral reefs, including “reef compression” (a decline in bathymetric range with increasing turbidity and decreasing water clarity over time and relative to shore), dominance by domed coral growth forms and low reef complexity, variable city-specific inshore-offshore gradients, early declines in coral cover with recent fluctuating periods of acute impacts and rapid recovery, and colonization of urban infrastructure by hard corals. We present hypotheses for urban reef community dynamics and discuss potential of ecological engineering for corals in urban areas
Analisis Pengelolaan Keuangan Dana Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Sumber Daya dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Pasirpogor
Pengalokasian dana desa sangat penting untuk kemajuan desa dalam menjalankan program kesejahteraan masyarakat. Pemerintah desa lebih memahami kebutuhan masyarakat dibandingkan pemerintah kabupaten yang menangani masalah yang lebih luas. Namun besarnya alokasi dana desa sering memicu faktor ketidakpercayaan masyarakat desa pasirpogor kabupaten bandung barat. Penelitian ini berusaha memberikan kontribusi mengenai isu-isu dikalangan masyarakat dan Mengukur sejauh mana pencapaian target keuangan telah direalisasikan dalam meningkatkan pembangunan sumber daya desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menilai bagaimana Dana Desa dikelola dalam setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban.Penelitian ini membuktikan bahwa pengelolaan keuangan dana desa di Desa Pasirpogor berdampak positif pada pengembangan sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Proses perencanaan yang demokratis, partisipatif, dan terstruktur memastikan pengelolaan dana desa memperhatikan kebutuhan dan harapan masyarakat serta mengikuti prosedur yang ada. Transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi ditingkatkan melalui sistem informasi dan keterlibatan masyarakat. Mekanisme pertanggungjawaban, verifikasi, dan transparansi informasi yang efektif menjamin pengelolaan dana desa yang akuntabel dan responsif.Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan, Sumber Daya, Alokasi Dana Des
Strategi Efektif Pengelolaan Keuangan Pribadi Untuk Mencapai Kemandirian Finansial Di Usia Muda: Studi Kualitatif Kaum Muda Desa Wangunsari
Penelitian ini mengeksplorasi strategi pengelolaan keuangan pribadi yang efektif di kalangan kaum muda di Desa Wangunsari, dengan fokus pada dua kelompok: mereka yang sudah bekerja dan yang masih bergantung pada orang tua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriftif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan menggunakan metode analisis data berupa triangulasi sumber dan triangulasi teknik. strategi pengelolaan keuangan pribadi di kalangan kaum muda di Desa Wangunsari, terbagi menjadi dua kelompok: yang sudah bekerja dan yang masih bergantung pada orang tua. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa kaum muda yang bekerja memiliki variasi dalam pengelolaan keuangan, dengan sebagian mampu membuat anggaran dan menabung, sementara yang lain kesulitan akibat kurangnya pengetahuan keuangan. Di sisi lain, kaum muda yang bergantung pada orang tua menunjukkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan, tetapi tidak semua menerapkan anggaran secara konsisten. Pola konsumsi yang tidak terencana menjadi tantangan utama bagi kedua kelompok, dipicu oleh pengaruh media sosial dan bias kognitif, yang mengarah pada pengeluaran berlebihan dan ketidakstabilan finansial. Penelitian ini menekankan perlunya program edukasi dan literasi keuangan komprehensif bagi kaum muda untuk mencapai kemandirian finansial di Desa Wangunsari. Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan Pribadi, Kemandirian Finansial, Literasi Keuanga
