108 research outputs found
PENGELOLAAN PELATIHAN OLAHRAGA PENCAK SILAT UNGGUL DI PPLP PENCAK SILAT JAWA TENGAH
The aims of this research are : (1) describing the characteristics of
training plan of Pencak Silat in PPLP Pencak Silat Jawa Tengah, (2) describing
the characteristics of training process of Pencak Silat in PPLP Pencak Silat Jawa
Tengah, (3) describing the characteristics of training evaluation of Pencak Silat in
PPLP Pencak Silat Jawa Tengah.
The research used a qualitative descriptive research. The methods used
to collect the data are observation, interview and documentation. The data sources
of the research are the athletes, trainers, co-trainers, and the chairmen of PPLP
Pencak Silat Jawa Tengah. The data are validated with data triangulation.
While the result of this research are: 1) the training plan in PPLP
Pencak Silat Jawa Tengah is done to fulfill the quality of training standard, 2) the
training process is in four variables namely; trainers, students, training process
and product in the form of the students’ ability improvement. The trainers have to
be able to manage the four variables so that the process can run well. 3)
Evaluation has an important role in training process. The evaluation is done in the
form of physical test and technical ability test. Physical test includes strengths,
endurance, ability, and power
ANALISIS IMPLEMENTASI ADMINISTRASI PELAYANAN TERPADU KECAMATAN ( PATEN )
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan penelitian dalam penelitian ini adalah Penaggung jawab pelayanan, tim teknis pelayanan, petugas pelayanan, tokoh masyarakat dan Pengguna layanan. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. menggunakan analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam penyelenggaraan Pelayanan Adminitrasi Terpadu Kecamatan PATEN pada kantor Kecamatan Bulukerto, yaitu dilihat dari upaya dalam penerapan Paten dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, dalam pelaksanaannya yakni dengan memberikan pelayanan publik yang bepedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri No 4 tahun 2010, agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan didalamnya dengan berupaya menerapkan pelayanan berdasarkan alur standart pelayanan sistem Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang ada pada kantor kecamatan Bulukerto agar berjalan sesuai dengan standart pelayanan minimal, yakni dengan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan pelaksanaan pelayanan berperan aktif dalam memberikan informasi terkait PATEN dan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan serta efisien dan efektif.
Kata kunci : Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN
Makna keagamaan mandi kembang dalam tradisi Kliwonan : Studi kasus pada masyarakat Desa Rawameneng Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang
Banyaknya jumlah pulau di Indonesia sejalan dengan banyaknya suku bangsa yang menempati daerah tersebut. Suku bangsa memiliki tatanan kehidupan dalam mempertahankaan kelangsungan hidupnya. Mulai dari sistem sosial hingga sistem keagamaan atau upacara keagamaan. Tentu saja didalam budaya dan tradisi terdapat makna keagamaan yang selalu diwariskan dan diteruskan oleh generasi berikutnya. Salah satu tradisi yang melekat pada suku Jawa ialah baritan atau slametan. Slametan ini diadakan untuk menanggapi suatu fenomena yang menimpa masyarakat setempat, baik itu untuk mensucikan suatu objek, keinginan, maupun menebus perbuatan manusia itu sendiri.
Tujuan dari penelitian ini bermaksud untuk mengetahui, pertama, proses ritual mandi kembang yang dilakukan setiap malam jumat kliwon oleh masyarakat Desa Rawameneng. Kedua, tatanan kehidupan pada masyarakat Desa Rawameneng dalam memaknai tradisi mandi kembang tersebut.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan disajikan secara deskriptif. Narasumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah tokoh adat dan tokoh tarekat Tahlil Kliwonan serta jemaah Tahlil Kliwonan yang berada di Desa Rawameneng. Untuk Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi non partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Pemikiran tokoh tahlil kliwonan yang menjadi narasumber tersebut menjadi topik utama bagi peneliti sebagai media informasi terkait makna keagamaan dalam tradisi mandi kembang tersebut.
Dari hasil penelitian ini peneliti menyimpulkan bahwa: dalam tradis Tahlil Kliwonan di Desa Rawameneng terdapat berbagai pola yang berbeda seperti penggunaan air minum sebagai sarana doa dan ritual mandi kembang sebagai pembersian diri dan tolak bala. Dan tradisi ini memiliki makna keagamaan, seperti sebagai makna keselamatan atau makna syukuran, makna hormat kepada orang tua, makna solidaritas, makna pendidikan, makna permohonan atau makna doa, dan sebagai sarana menolak bala. Menurut pandangan masyarakat, tradisi ini dilakukan dengan tujuan mengharapkan berkah dari orang-orang terdahulu atau leluhurnya yang dapat mengobati masyarakat dari gangguan jiwa atau stres
Sistem Informasi Pengelolaan Administratif Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berbasis Client-Server Studi Kasus Di Desa Sindangasih Kecamatan Karangtengah
BUMDes adalah badan usaha milik desa yang dibentuk atau didirikan oleh pemerintah desa yangkepemilikan modal dan pengelolaannya dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat. PembentukanBUMDes dimaksudkan untuk mendorong potensi ekonomi desa dalam rangka peningkatan pendapatan desa danmasyarakat. Peermasalahan yang terjadi saat ini khususunya di Desa Sindangasih yaitu belum adanya aplikasiyang dapat mengelola administratif BUMDes. Belum adanya sistem informasi tentang pengelolaan layananpublik secara terintegrasi yang menyebabkan warga kesulitan dan masih melalui cara manual sehinggapendataan administratif menjadi kurang terorganisir dan besar risikonya dengan risiko kehilangan berkas untukpengelolaan pelayanan publik yaitu BUMDesMetodelogi penelitian yang digunakan yaitu metode waterfall. Pembangunan sistem informasi inimenggunakan bahasa pemrograman Delphi dan database MySQL. Adapun pemodelan sistem yang digunakanyaitu menggunakan pemodelan terstruktur.Dengan dibuatnya sistem informasi administrasi pengelolaan BUMDes bertujuan untuk pengelolaanadministrasi dalam penyelenggaraan dan pengelolaan BUMDes menjadi lebih tertata dan terstruktur sehinggapelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan terkelola baik. Pengelolaan administratif tersebutmenyangkut hal pembentukan BUMDes serta pengelolaannya oleh masyarakat yang dilaporkan kepada KepalaDesa Sindangasih dengan membangun Sistem berbasis client-server
Perancangan Caffee Maker
Kebutuhan alat pembuat kopi bagi orang-orang yang memiliki kesibukan
tinggi sangat diperlukan. Dari berbagai produk coffee maker yang dijual di
pasaran, banyak yang masih impor dan mahal harganya, selain itu ditemukan
berbagai kelemahan pada produk sebelumnya. Untuk memperbaiki kelemahan
tersebut, maka dirancang produk coffee maker yang lebih praktis, aman, dan
handal dalam penggunaannya
Kinerja Aparatur Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah kinerja aparatur Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ditinjau dari quantity of work, quality of work, job knowledge, creativeness, cooperation, dependability, initiave dan personal quality aparatur Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Diketahuinya kinerjaa paratur Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan ditemukan solusi untuk meningkatkan kinerja aparatur di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, oleh karena itu yang menjadi instrumen penelitian adalah panduan wawancara yang diharapkan dapat melengkapi data yang dibutuhkan untuk mengukur kinerja aparatur Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Subyek penelitian adalah aparatur Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengetahui kinerja aparatur di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder.Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara kepada nara sumber dengan menggunakan panduan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan dokumen yang berhubungan dengan kinerja aparatur Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Data dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kinerja aparatur Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah baik, tetapi belum optimal masih ada indikator yang mempunyai nilai negatif/rendah
PENGUATAN KEMAMPUAN KERJA APARAT DESA MELALUI UJI KOMPETENSI TIK KEPADA CALON APARAT DESA
Information and communication technology (ICT) is currently an important part for supporting the process of an agency's activities. The Village Office is an agency that carries out service administration activities to the community, such as the process of making a letter of incapacity, management of resident cards, management of family cards and others related to community service administration. This process certainly does not escape the role of ICT. Therefore, the working capacity of village officials in using ICT tools must be improved. Increasing work ability through this competency test is one of the community service activities. This activity aims to improve the ability of prospective village officials to knowledge and use computers. The village partners who work together are Kademangan Village and Bobojong Village, Mande District, Cianjur Regency. The problem faced by the two partners is wanting prospective village officials who have the ability in the field of Information and Communication Technology (ICT). The method of implementing activities is by conducting a direct testing process to prospective officers which is carried out at the Basic Computer Laboratory, Informatics Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Suryakancana. Activities carried out for three days. The results obtained from this activity were to select candidates for village officials who had competency assessments of at least 85 points as many as 5 candidates for village officials. This value is used as one of the components of the assessment of the village apparatus candidate selection committee.
 
ANALYSIS AND IMPLEMENTATION OF THE INTERNET OF THINGS (IoT) IN THE DEVELOPMENT OF MONITORING SOLAR POWER PLANTS (PLTS) 600 WP
Solar power plants are becoming an increasingly popular solution for providing clean and sustainable energy. However, careful monitoring is required to maximize their performance, and it is necessary to monitor the functioning of solar power plants devices. This study proposes developing an Internet of Things (IoT)-based monitoring system for solar power plants using the PPDIOO (Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimize) method. The Prepare stage involves identifying monitoring needs, while the Plan stage includes infrastructure planning and sensor selection. The Design stage focuses on the design of a monitoring system that suits the needs of PLTS. The implementation stage involves the installation and configuration of hardware and software. Afterward, the Operate stage ensures that the system is running properly, while the Optimize stage aims to improve the system's performance continuously. Through this approach, we strive to present a systematic and structured framework for developing solar farms with IoT monitoring systems
Nanotechnologies - achievements and prospects
Achievements, possible prospects for the development of nanotechnology, as well as all possible areas of their application are considered. A comparative analysis of both positive and negative possible consequences in the development of nanotechnology in human life is carried out
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS SEBARAN TANAH PENDUDUK
Administrasi pertanahan merupakan salah satu pengelolaan data tanah yang ada dilingkungan kantor Kepala Desa. Dalam administrasi yang berisi data pertanahan dan pemiliki tanah tersimpan dalam Buku C. Catatan kepemilikan tanah merupakan dokumen penting yang digunakan dalam administrasi untuk dukungan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang.
Dalam pelaksanaannya saat ini, administrasi tanah dilakukan secara manual. Segala bentuk perubahan dan penambahan kepemilikan tanah dilakukan menggunakan buku dan pulpen, bahkan untuk menggambar peta tanah masih menggunakan pensil dan selembar kertas. Permasalahan yang ditemui pada saat melakukan administrasi pertanahan ialah sulitnya mencari pemilik tanah di dalam Buku C, tidak ada dokumentasi riwayat kepemilikan tanah, sulit menyesuaikan dokumen pajak dengan daftar pemilik tanah yang terdapat di dalam Buku C dan peta yang digunakan masih dalam bentuk tulisan.
Penelitian ini bertujuan membuat sebuah aplikasi yang dapat memberikan kemudahan dalam administrasi pertanahan dengan berisi modul berupa pencatatan dan perubahan kepemilikan tanah dalam Buku C, riwayat tanah, penyesuaian dokumen di dalam Buku C dengan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang dan pemetaan tanah dengan menggunakan Google Maps API
- …
