598 research outputs found
Analisis Parameter Operasi Pada Proses Plastik Injection Moolding Untuk Pengendalian Cacat Produk
Aktifitas dunia USAha pembuatan produk berbahan dasar plastik skala kecil menengah di Indonesia dewasa ini, telah banyak menggunakan proses injection molding. Permasalahan yang sering dialami adalah terjadinya cacat produk pada barang jadi, sehingga merugikan pelaku USAha dari segi adanya material yang terbuang serta tertundanya waktu pengiriman. Untuk itu perlu dilakukan pengendalian kualitas secara berkesinambungan. Telah terjadi cacat produk pada stationery TB 650 (bagian dari box penyimpanan alat tulis) berbahan dasar Polyprophylene. Dalam hal cacat produk tersebut, dikarenakan belum terstandarisasinya setting parameter proses serta masih memakai cara trial and error. Akan dilakukan analisis terhadap terjadinya cacat produk dengan mengembangkan model simulasi empirik yang menggambarkan hubungan antara parameter proses dengan cacat produk yang terjadi, dengan menggunakan Autodesk Moldflow Adviser Software terhadap produk dengan variasi nilai tekanan injeksi, temperatur injeksi serta waktu pendinginan, yang hasilnya diolah untuk mendapatkan kombinasi nilai optimum untuk setting parameter yang diteliti. Dari penelitian didapatkan bahwa tekanan injeksi, temperatur injeksi dan waktu pendinginan berpengaruh terhadap terjadinya cacat produk. Untuk produk stationery TB 650, didapatkan setting yang optimum adalah sebagai berikut; tekanan injeksi (PInj) = 8.578 MPa, temperatur injeksi (TMelt) = 240 oC, serta waktu pendinginan (tCol) = 20 s
“Quo Vadis Infotainment”?
According to Marshall McLuhan, the world has become a global village where modern communication media opened up unlimited interactions among people all over the world. Among other things, mass communication channel has rapidly developed, allowing greater mass of information transmissions to be spread for all members of society in no time. Unfortunately, the rapid development of mass media was not followed by better quality in terms of media content. Infotainments were everywhere, offering latest report concerning celebrity news in detail, and raising serious questions concerning ethics, privacy, public policy, and news quality today
Model Pembelajaran Berbasis Peningkatan Literasi Sains Dan Implementasinya Dalam Kurikulum Sains SMP 2013
: Quality of science instruction of junior high school of Indonesia is grouped into low level pointed out by International test results of literacy science capabilities in which Indonesia students is got in the lowest posisition. The objective of this study is to develop an instruction model based on improving science literacy capabilities of junior high school students. Qualitative and quantitative method were used in this study. Qualitative data were analyzed descriptively whereas and quantitative were analysed by student t test. The results show that Students' science literacy capability of experiment group is significantly higher than control. The instruction of model developed make students much more active in carrying out investigation and discussion of it's results, develop context of material with daily life situation. Also extend capability of science issues identification and phenomen of science. The instruction model can be implemented well if the function of students and teacher in the instruction as good as what instruction model needed. Teachers are suggested apllying the model due to it makes students do not only have better capability of science literacy but also develop students' scientific method, and skills, and science technology implication in society daily life situation, so can support implementation of 2013 currciulum
Pembuatan Lateks Dadih dengan Proses Sentrifugasi Putaran Rendah dan Kualitas Barang Jadi Karetnya
Lateks dari pohon karet diperdagangkan dalam bentuk lateks pekat yang mengandung kadar karet 55-60%. Untuk memproduksi lateks pekat dapat ditempuh secara sentrifugasi pada kecepatan tinggi, 9000-15000 rpm, atau secara pendadihan. Lateks dadih merupakan lateks pekat yang dibuat dengan menggunakan bahan pendadih seperti CMC dan alginat, di dalam sebuah bejana yang didiamkan (batch) selama 14-21 hari agar terjadi pemisahan yang sempurna antara fase serum dan lateks. Pengolahan lateks dadih memerlukan waktu lama, menyebabkan hingga kini pembuatan lateks pekat secara pendadihan kurang diminati oleh kalangan industri. Penelitian ini dilaksanakan untuk mempelajari kombinasi proses sentrifugasi dan pendadihan, bertujuan mempersingkat waktu pendadihan dengan menggunakan alat sentrifugator yang dioperasikan pada putaran rendah. Hasil percobaan menunjukkan bahwa dengan pemakaian CMC sebanyak 0,15%, maturasi 36-60 jam, dan sentrifugasi 2000-2500 rpm, dapat dihasilkan lateks dadih dan barang jadi lateksnya yang bermutu setara dengan yang dihasilkan dari lateks dadih konvensional 14 hari. Hasil penelitian ini berpotensi untuk dikembangkan ke tahap komersial, karena selain dapat memproduksi lateks dadih dalam waktu relatip singkat, juga alat dan mesin yang digunakannya cukup murah, sehingga berpotensi digunakan oleh kalangan industri kecil menengah
Stabilisasi Inflasi Melalui Pengelolaan Nilai Tukar: Studi Literatur Tentang Pengalaman Reformasi Ekonomi Argentina
This plain paperwork was intended to describe the experience of Argentina which had held its economic reform during 1991-1994. In April 1991 Argentina embarked on a far-reaching program of economic reform designed to bring inflation down to acceptable basis
Pemaknaan Hakikat Diri Akuntan Publik
Profesi publik seperti akuntan publik menuntut adanya presentasi diri. Dari perspektif Interaksionisme Simbolik, presentasi diri berarti pengonstruksian makna diri dan realitas kehidupan yang khas. Tulisan ini bermaksud menganalisis pemaknaan presentasi diri akuntan publik sebagai wahana aktualisasi akademis dan profesi praktisi yang dikonstruksi melalui hakekat diri. Metode kualitatif yang digunakan melibatkan wawancara, pengamatan berperanserta, dan studi dokumentasi. Berdasarkan prinsip universal, segala sesuatu yang akan menyebabkan proses interaksi, eksistensi, dan tanggapan, akuntan publik dipertukarkan simbol pada presentasi diri mereka
“Quo Vadis Infotainment”?
According to Marshall McLuhan, the world has become a global village where modern communication media opened up unlimited interactions among people all over the world. Among other things, mass communication channel has rapidly developed, allowing greater mass of information transmissions to be spread for all members of society in no time. Unfortunately, the rapid development of mass media was not followed by better quality in terms of media content. Infotainments were everywhere, offering latest report concerning celebrity news in detail, and raising serious questions concerning ethics, privacy, public policy, and news quality today
Pelaksanaan Pemberian Kredit Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) oleh Bank Perkreditan Rakyat (PD. BPR Serang) di Kabupaten Serang
PD. Bank Perkreditan Rakyat Serang selanjutnya disebut PD. BPR Serang dikenal sebagai salah satu BPR pelopor dan perintis dalam program pemberdayaan pelaku UMKM.Melalui berbagai produk layanan perbankan yang inovatif di dukung dengan SDM yang handal dan sistem operasional berbasis teknologi informasi, BPR Serang kini sedang berkembang dalam melayani kebutuhan jasa perbankan masyarakat di Kabupaten Serang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa peran BPR Serang dalam upaya meningkatkan kelancaran usaha bagi pelaku UMKM dan Untuk mengetahui dan menganalisa apa saja hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan pemberian kredit UMKM di BPR Serang. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian hukum yuridis normatif.Dari penelitian hukum ini, dapat disimpulkan bahwa BPR Serang telah memainkan peran yang cukup baik karena dapat mengatasi persoalan kekurangan modal pelaku UMKM.Namun, masih terdapat hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pemberian kredit kepada pelaku UMKM.Hal tersebut didasari karena beberapa faktor baik dari internal maupun eksternal BPR Serang yang masih perlu di evaluasi oleh BPR Serang sehingga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam mengembangkan usaha pelaku UMKM. Kata Kunci :Pelaksanaan Kredit, UMKM, Bank Perkreditan Rakyat (BPR
- …
